Berdikari - Yang Tersisa dari Amuk Api - Pelangi Sastra
Berdikari - Yang Tersisa dari Amuk Api - Pelangi Sastra
Berdikari - Yang Tersisa dari Amuk Api - Pelangi Sastra

Berdikari - Yang Tersisa dari Amuk Api - Pelangi Sastra

Rp 55,000
Rp 46,750
*Bonus Buku "Raise High the Roof Beam, Carpenters - JD Salinger”* Yang Tersisa dari Amuk Api. “Puisi-puisi Nanda hadir dengan lanskap puitika yang kelam dan nada yang muram. Mambaca puisi-puisi Nanda adalah membaca eksistensi perempuan yang begitu problematis, penuh dilema, tetapi tetap mencoba bertahan (bahkan melawan) di berbagai situasi dan kondisi yang tidak menguntungkan.” —INDRA TJAHYADI, Penyair “Dalam puisi-puisi Nanda Alifiya Rahmah, aku-liris menjadi narator yang mengartikulasikan dialektikanya dengan manusia, makhluk lain seperti binatang dan makhluk gaib, alam, galaksi, dan berbagai benda di sekitarnya dengan latar kota yang membentuk budaya urban hingga wilayah pinggiran sampai jagat semesta. Dari dialektika itu, kita tahu sang-persona-aku itu terus mengonstruksi dan mengidentifikasi identitas dirinya yang terus berubah-rubah. Meskipun bentuk puisi prosa begitu mewarnai puisi-puisi Nanda, bangunan puitika dalam puisi-puisi Nanda begitu kental dengan personifikasi, metafora, pengulangan kata dan frase, namun tak terkungkung struktur rima yang membosankan. Bangunan puitika ini terasa dibutuhkan dalam puisi-puisi Nanda demi menyelam secara simbolik ke dalam hal yang absurd, eksistensial, hingga metafisis yang tak mudah dicerna.” —YUSRI FAJAR, Sastrawan dan Dosen FIB UB “Persajakan modern yang dirintis Toety Heraty dalam membahasakan perempuan Indonesia membentangkan dua jalur: "cadas-gahar" dan "alus-rapi". Jalur "cadas-gahar" ini coba dilalui oleh Oka Rusmini dan Dorothea Rosa Herliani. Sementara jalur "alus-rapi" coba dilalui oleh Cyntha Hariadi, Anis Sayidah, Gratiagusti Chananya Rompas dan kebanyakan penyair saat ini. Uniknya, kehadiran sajak-sajak Nanda Alifiyah Rahmah adalah upaya mempertemukan (kembali) dua jalur itu. Tentu dengan variasi (yang berbeda dari Toety) yang lebih aduhai. —F. AZIZ MANNA, Penyair Judul: Yang Tersisa dari Amuk Api Penulis: Nanda Alifya Rahmah Pengantar: Indra Tjahyadi Penerbit: Pelangi Sastra, 2020 ISBN: 9786237283904 Kategori: Puisi Bahasa: Indonesia Dimensi: 12 x 19 cm | Soft Cover Tebal: xii + 98 hlm l Bookpaper Harga: 55.000
 
 :
 :
300g