Berdikari - Birahi Maya Mengintip Perempuan - Nuansa Cendekia
Rp 55,000
Birahi Maya Mengintip Perempuan. .. Mulanya saya dapat tawaran untuk main film, tapi tidak dijanjikan bayaran besar. Akhirnya keterusan jadi figuran. Bosen juga. Lalu saya ajukan ke produser untuk jadi pemain utama. Dia menyanggupi asal saya mau sedikit berani. Sekali-sekali saya mau jadi pemeran utama, asyik juga dan saya akan mulai dikenal orang. Dari sini saya mulai berani lagi. Karena penampilan saya yang sudah beberapa kali ini tidak mendapat respons negatif, maka saya pikir penonton merasa suka dengan film-film berbau p*rno. Saya juga menerima tawaran untuk pemotretan, pembuatan film VCD, dan ada yang nawarin take gambar untuk internet. Tapi, tidak terlalu banyak yang nawarin, hanya buat pengalaman saja. Selama konsumen suka dengan penampilan saya, saya juga akan terus bermain film. Citra saya sudah telanjur melekat sebagai pemain panas, ya sudah.
—FIRA (bukan nama sebenarnya), artis dan model di Jakarta
Persepsi saya tentang cewek yang tampil di cyberp*rn, ya macam macam. Kalau cantik, saya merasa kasihan dan sangat menyayangkan karena dia kan mempunyai kelebihan, kenapa dipergunakan pada hal-hal yang seperti itu?
Tapi, kalau jelek, ya mungkin sudah nasibnya karena yang saya lihat seperti itu.
—Yuri (bukan nama sebenarnya), 35 Tahun, wiraswastawan di Bandung
Penulis mengupas cyberp*rn yang melanda Indonesia bagai air bah. Dilengkapi sejumlah teori untuk memahami bahwa birahi selalu menarik minat anak manusia, bahkan menjadi komoditas niaga, budaya dan politik. Perempuan dan generasi muda adalah korbannya.
—Maria D. Andriana, senior journalist Antara
Judul Buku: Birahi Maya Mengintip Perempuan
Penulis: Ellys Lestari Pambayun
Penerbit: Nuansa Cendekia, 2010
ISBN: 9786028394291
SKU: BRD6472
Kategori: Sosial
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 14 x 20 cm | Soft Cover
Tebal: 332 hlm l BookPaper
Harga: 55.000
:
:
300g



