Berdikari - Ulid Tak Ingin ke Malaysia - Galang Press
Rp 55,000
Rp 44,000
Ulid adalah bocah miskin biasa yang hidup di sebuah desa terpencil yang biasa juga. Karena itu, hal-hal yang dilakukannya juga biasa-biasa saja: bermain, sekolah, dan bermain. Apa-apa yang disukainya jiuga biasa: membakar gamping seperti bapaknya, memanem bengkuang seperti umumnya anak-anak di desanya, mendengarkan sandiwara radio sebagaimana bocah yang tumbuh pada tahun 80-an. Sedikit yang luar biasa, adalah Ulid tak suka Malaysia, tak seperti kebanyakan orang di desanya, Lerok. Karena itu, Ulid tak ingin ikut-ikutan pergi ke sana.
Pembaca yang menyukai isu-isu ekonomi-politik mungkin akan menganggap cerita ini tentang TKI. Pencinta lingkungan mungkin menyangka kisah tentang bengkuang. Pemerhati dan penikmat budaya populer bisa saja mengatakan kalau ini tentang sandiwara radio atau musik kampungan tahun 80-an. Para pemburu nasihat dan motivasi boleh jadi menyebutnya sebagai kisah tentang serangkai kegagalan. Bahkan, tak mustahil jika ada yang menganggap karangan ini bukan tentang apa-apa. Terserah saja. Bebas. Merdeka.
"Kalau aku jadi Tuhan, akan aku timpakan siksa yang sepedih-pedihnya untuk orang-orang Malaysia! Terutama polis dan petugas migresyen-nya!"
Judul Buku: Ulid Tak Ingin ke Malaysia
Penulis: Mahfud Ikhwan
Penyunting: Fenita Agustina
Penerbit: JB Publisher, 2010
Kategori: Novel
ISBN: 9786029539424
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 15x23 cm | Softcover
Tebal: 400 hlm | HVS
Harga Normal: 55.000
Harga Diskon: 46.750
:
:
450g



