Berdikari - Menjumpai Kawan Kawan di Jalan Revolusi - Best line
Berdikari - Menjumpai Kawan Kawan di Jalan Revolusi - Best line
Berdikari - Menjumpai Kawan Kawan di Jalan Revolusi - Best line
 

Berdikari - Menjumpai Kawan Kawan di Jalan Revolusi - Best line

Rp 50,000
Buku ini merupakan catatan perjalanan Arundhati Roy selama menyelami kehidupan para gerilyawan Maois India. Tentang bagaimana Arundhati tinggal di kamp di tengah hutan belantara, hidup bersama masyarakat suku bangsa, bersenandung dan berpesta bersama, dan yang terpenting ialah belajar tentang sejarah revolusi rakyat India. Kaum gerilyawan Maois yang kerap disebut Naxalite, atau dengan nama resmi People’s War Group adalah kelompok pemberontak bersenjata yang merupakan sayap militer dari Partai Komunis India (Marxis-Leninis-Maois). Selama puluhan tahun, mereka melancarkan perang rakyat melawan elit-elit pemodal dan tuan tanah besar yang melanggengkan perampasan dan monopoli tanah. Akibat dari perampasan dan monopoli tanah yang berlangsung, rakyat suku bangsa hidup dalam kemiskinan akut dan ancaman kehilangan ruang hidup. Atas dasar inilah perang rakyat dilakukan hingga hari ini. Arundhati Roy adalah seorang penulis dan aktivis dari India. Roman pertamanya yang berjudul The God of Small Things memenangkan hadiah Booker Prize pada tahun 1997. Kira-kira 20 tahun kemudian, 2017, baru muncul romannya yang kedua, The Ministry of Unmost Happiness. Isu-isu politik dan lingkungan menjadi tema esei-eseinya yang lain. Misalnya, ia menulis tentang Senjata Nuklir India, proyek Waduk Narmada, tentang kegiatan perusahaan energi Enron di India. Dalam bukunya The End of Imagination, Arundati mengkritik politik nuklir pemerintah India. Judul Buku: Menjumpai Kawan-Kawan di Jalan Revolusi Penulis: Arundhati Roy Penerjemah : Tatiana Lukman Penerbit: Kakek Pandir, 2019 Kategori: Gerakan Sosial Dimensi: 13x19 cm | Soft Cover Tebal: 130 hlm | Bookpaper
 
 :
 :
300g