Berdikari - Demokrasi Dan Toleransi Dalam Represi Orde Baru - Kanisius
Rp 80,000
Rp 72,000
Narasi sejarah gerakan pro-demokrasi Indonesia pada masa pemerintahan Soeharto dipenuhi oleh gerakan mahasiswa. Padahal, gerakan pro-demokrasi bukan hanya diisi oleh gerakan mahasiswa, melainkan juga kelompok intelektual yang jengah dengan kondisi perpolitikan dan masyarakat masa pemerintahan Soeharto. Forum Demokrasi adalah sebuah kelompok intelektual untuk memperjuangkan demokrasi 1991—1999. Forum Demokrasi ini sangat menitikberatkan prinsip-prinsip dasar demokrasi seperti anti-sektarian, kebebasan pers, penegakkan Hak Asasi Manusia (HAM), dan supremasi hukum. Berdasarkan beberapa prinsip-prinsip demokrasi yang disebutkan di atas. Kita dapat mengerucutkannya menjadi dua, yakni demokratisasi dan toleransi. Forum Demokrasi menekankan pentingnya demokratisasi dalam pemerintahan, terutama berfungsinya lembaga-lembaga suprastruktur dan infrastuktur negara. Kemudian, demokratisasi itu dinilai dapat terjadi bila Soeharto turun dari tampuk kekuasaan tertinggi negara—suksesi. Bahkan, Forum Demokrasi sudah menyiapkan Gus Dur sebagai pengganti Soeharto sejak berdirinya Forum Demokrasi pada 1991. Namun, suksesi juga mesti diiringi dengan perbaikan sistem pemerintahan. Tidak hanya di pemerintahan, demokratisasi juga harus terjadi di dalam masyarakat. Adanya perlindungan dan jaminan terhadap hak-hak dasar manusia dan tidak adanya dikotomi antara mayoritas dan minoritas dalam masyarakat. Sebab menurut Forum Demokrasi, Demokrasi melindungi menjamin hak-hak hidup kaum minoritas, bukan pemerintahan berdasarkan suara mayoritas. Hal itu dapat terwujud dengan adanya sikap toleransi dalam masyarakat. Dengan kata lain, demokrasi yang menjunjung tinggi pluralitas. Hal ini dirasa masih sangat relevan dengan kondisi saat ini.
Penulis: Virdika Rizky Utama
Penerbit: Kanisius, 2018
Kategori: Sejarah, Politik
ISBN: 978-979-21-5555-6
SKU: BRD15234
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 14,8 x 21 cm l Softcover
Tebal: 208 hlm
:
:
400g



