Lantas, bagaimana penerapan kecerdasan buatan diorganisasi utamanya di birokrasi (organisasi publik) yang notabene memiliki kultur dan atmosfer yang berbeda dengan organisasi privat? Sudah sejauh mana penerapan kecerdasan buatan diterapkan di birokrasi negara kita? Apakah kecerdasan buatan membantu kehidupan manusia atau bahkan memberikan malapetaka?
Pertanyaan-pertanyaan ini akan diulas sedikit banyaknya dalam buku Birokrasi 4.0: Penerapan Artificial Intelligence yang disusun oleh Penulis yang juga berlatar belakang sebagai seorang PNS ini. Tentunya dengan latar belakang sebagai seorang PNS membuat buku ini lebih dalam melihat dan memberikan masukan-masukan penerapan kecerdasan buatan dalam birokrasi di Indonesia.
Buku ini diharapkan bermanfaat bagi para pemangku kepentingan, utamanya para birokrat, pemerhati kebijakan publik, kalangan mahasiswa, dosen, maupun peneliti yang ingin menambah khazanah pengetahuannya terkait kecerdasan buatan. Mengingat tidak banyak literatur berbahasa Indonesia yang membahas tentang kecerdasan buatan ini. Selain itu, buku ini ditinjau dari perspektif penulis yang bukan berlatar belakang pendidikan komputer ataupun sains sehingga bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sederhana. Perspektif penulis sampaikan juga dilihat dari aspek nonteknis sehingga tidak menggunakan istilah-istilah bahasa pemrograman yang njlimet. Terakhir, harapannya buku ini juga dapat menambah khazanah literatur berbahasa Indonesia terkait kecerdasan buatan bagi kemajuan bangsa kita yang tercinta.
Penulis: Ardiansyah Salim
Penerbit: Rajawali Pers, 2021
Kategori: Hukum
ISBN: 978-623-372-145-5
SKU: BRD11552
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 15 x 23 cm l Softcover
Tebal: 340 hlm l HVS
Harga: 141.000