Jogja darurat klitih! Klitih menjadi hal yang mengkhawatirkan, bahkan cenderung mengancam bagi Yogyakarta. Rasa penasaran timbul ketika membayangkan tentang bagaimana subjektivitas (yang berarti juga permasalahan identitas) dalam pelaku klitih ini terbangun. Ini penting dilakukan karena di dalam proses pembentukan subjek inilah kita dapat melihat klitih secara personal dan tidak lagi hanya dibingkai secara struktural namun juga masuk ke dalam individu yang melakukannya. Untuk mengetahui subjektivitas dalam diri pelaku klitih ini, maka diperlukan pendekatan psikoanalisis yang memiliki ruang yang sanggup mewadahi kecurigaan saya terhadap fenomena ini. Buku ini akan menjadi sebuah jalan tersendiri untuk melihat lagi fenomena klitih ini, yang ternyata lebih kompleks dari apa yang terlihat. Solusi yang moralistik dan tindakan represif yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait (sekolah dan kepolisian), masih berada pada satu sisi dan tidak mencoba memahami fenomena ini secara lebih luas. Dengan memahami subjektivitas dari pelaku, maka kita akan memahami pula mengenai bagaimana pelaku sendiri mungkin juga menjadi korban dari struktur yang lebih luas.
"Buku ini mengajak kita melihat persoalan klitih di Yogyakarta dengan lebih bijak. Klitih merupakan persoalan yang kompleks, bukan semata-mata masalah kriminalitas remaja. Salah satu temuan penting yang dikemukakan dalam buku ini adalah para remaja pelaku klitih merasa tidak mendapatkan rumah yang nyaman dan kasih sayang yang cukup, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Inilah PR kita bersama: bagaimana menjadikan Yogya sebagai rumah yang "berhati nyaman".
— Joko Pinurbo, penyair
"Buku ini mengajak kita untuk melihat fenomena klitih dengan cara pandang lebih kritis dan jernih. Bahwa klitih bukan melulu tentang keberadaan remaja-remaja tanggung yang sedang cari perhatian lalu memilih membacok orang secara acak di jalanan. Ia terhubung dengan beragam hal, termasuk perubahan kota Yogyakarta yang perlahan menggerus ruang-ruang ekspresi publik".
— Arham Rahman, kurator
Penulis: Yohanes Marino
Editor: Balqisnab
Penerbit: Semut Api, 2022
Kategori: Sosial
ISBN: 978-623-99993-1-5
SKU: BRD15037
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 14 x 20 cm l Softcover
Tebal: vi+116 hlm | Bookpaper
Harga: 55.000