


Ia sedaging dan sedarah dengan adiknya, mengapa ia harus menjadi tampan dan adiknya menjadi buruk rupa? Mengapa bukan dia yang mewujud jelek, dan Adiknya yang mewujud tampan? Apakah ini karena perbuatan nasib? Kalau demikian, alangkah tidak adil dan semena-menanya nasib ini dalam memilihkan takdir bagi ciptaannya. Ataukah dengan kesemena-menaannya itu, nasib hendak menentukan jalan yang berbeda bagi dia dan adiknya? Seandainya ada jalan yang berbeda, bagaimanakah nasib harus mempertanggungjawabkan kebahagiaan yang seharusnya boleh dinikmati dengan adil oleh siapa saja? ㅤㅤ *** Anak Bajang Mengayun Bulan karya Sindhunata menampilkan kisah sebuah keluarga menjalani sukacita dan tragedi dalam kehidupan. Melalui para tokohnya, kita diajak kembali memaknai cinta, nafsu, kesempurnaan, kegagalan, yang baik, dan yang buruk. Sebuah kisah yang menampilkan perjuangan sejati dan keikhlasan untuk mencintai sampai habis. ㅤㅤ Edisi Cover Lama (Berwarna) Penulis: Sindhunata Penerbit: Gramedia, 2022 Kategori: Sastra Indonesia ISBN: 9786020656038 SKU: BRD12909-1 Dimensi: 14x20 cm l Softcover Tebal: 566 hlm Harga: 249.000 ㅤㅤ Edisi Cover Lama (HitamPutih) Penulis: Sindhunata Penerbit: Gramedia, 2022 Kategori: Sastra Indonesia ISBN: 9786020656038 SKU: BRD12909-2 Dimensi: 14x20 cm l Softcover Tebal: 566 hlm l Bookpaper Harga: 168.000 ㅤㅤ Edisi Cover 2024 Penulis: Sindhunata Penerbit: Gramedia, 2024 Kategori: Sastra Indonesia ISBN: 9786020656038 SKU: BRD12909-3 Dimensi: 14x20 cm l Softcover Tebal: 568 hlm l Bookpaper Harga: 168.000