Image of a product
Image of a product
Image of a product

Berdikari - KUDETA MEI 98 : Perseturuan Habibie-Prabowo - Galang Press

Rp 65,000
Rp 52,000
Naiknya Habibie menjadi Wakil Presiden pada Maret 1998, tidak bisa lepas dari andil Prabowo. Pada 1988, ia bersama Kivlan Zen telah terlibat dalam gerakan menolak Jenderal L.B. Moerdani untuk maju sebagai Wakil Presiden, dan mendukung kelompok Habibie. Tapi, tidak lama setelah menggantikan kursi Soeharto, Habibie merasa cemas akan adanya kudeta yang dilakukan oleh Prabowo. Mengapa Habibie meragukan komitmen Prabowo? Dan benarkah Prabowo merencanakan kudeta? “Sebelum matahari terbenam, Pangkostrad harus sudah diganti dan kepada penggantinya diperintahkan agar semua pasukan di bawah komando Pangkostrad harus segera kembali ke basis masing-masing.” –Bacharuddin Jusuf Habibie “Ini suatu penghinaan bagi keluarga ayah saya Profesor Soemitro Djojohadikoesoemo dan keluarga mertua saya, Presiden Soeharto. Anda telah memecat saya sebagai Pangkostrad.” –Prabowo Subianto “Singkirkan saja Prabowo dari Militer!” –Soeharto Judul Buku: KUDETA MEI’98 : Perseturuan Habibie-Prabowo Penulis: Arwan Tuti Artha Penerbit: Galang Press Tebal: 148 hlm/SC/Book Paper Dimensi: 13 x 20 cm Harga Normal: 65.000 Harga Diskon: 55.250
 
 :
 :
300g