“Matinya Media" adalah sebuah buku yang berbicara dengan nada geram dan penuh kekuatiran tentang media massa. Buku ini memperingatkan bahwa bila masyarakat sipil tidak cukup mengambil langkah-langkah yang diperlukan, kebebasan pers yang dinikmati masyarakat iustru bisa berkembang meniadi ancaman bagi demokrasi. "Bunyikan lonceng peringatan, sekarang juga!" tulis Schechter di awal buku ini. Dan peringatan ini sangat penting dikumandangkan di Indonesia karena tanda-tanda serupa iuga terlihat dalam perkembangan media di negara ini selama beberapa tahun terakhir.
Pluralitas informasi adalah keniscayaan dalam demokrasi dan format ideal untuk meniamin ketersediaan keberagaman tersebut adalah dengan menyerahkan penguasaan media pada pihak swasta. Di Sisi Iain, kompetisi diiustifikasi sebagai bagian dari pemberdayaan kedaulatan konsumen. Kehadiran beragam media baru digambarkan sebagai akan memberi kendali lebih besar di tangan konsumen, Iebih banyak pilihan, lebih memberdayakan individu, serta akan memberikan produk yang lebih murah bagi konsumen.
"Matinya Media" akan mengantar Anda semua pada gambaran kelam tersebut. Hanya saia, Schechter bukanlah penulis yang sekadar mengeluh dan menggerutu. Seperti akan terbaca di sepaniang karya ini, buku ini mengaiak para pembaca — yang adalah rakyat berdaulat di negaranya masing-masing — untuk menyelamatkan demokrasi.
Selamat Membaca dan Merdekalah...
Judul Buku: Matinya Media: Perjuangan Menyelamatkan Demokrasi
Penulis: Danny Schechter
Penerjemah: Gita W.
Penerbit: Buku Obor
Dimensi: 14,5x21 cm | Soft Cover
Tebal: 131 hlm | Bookpaper
Harga: 40.000