Hidup Abu Kasan Sapari, pegawai kecamatan di kaki Gunung Lawu, berubah sejak menguasai mantra pejinak ular, yang didapatnya dari seorang laki-laki tua ketika berada di perayaan tanda dimulainya musim giling atau cembeng. Ia yang kerap mendalang menyerukan gagasan tentang pelestarian lingkungan dengan menjaga keberadaan ular, sekaligus juga mempertahankan idealisme lewat jalan kesenian. Berlatar masa Orde Baru, cerita ini mencatat pula suasana politik pada periode itu.
Karya ini pertama kali diterbitkan oleh Kompas pada 2001. Kuntowijoyo, sang penulis, mendapatkan penghargaaan Hadiah Sastra dari Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) atas novel “Mantra Pejinak Ular” di tahun yang sama.
Penulis: Kuntowijoyo
Penerbit: Buku Kompas, 2023
Kategori: Fiksi Sejarah
ISBN: 9789797097431
SKU: BRD20057
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 13 x 19 cm l Softcover
Tebal: 284 hlm l Bookpaper
Harga: 120.000