Budi daya sidat di Indonesia mulai dilakukan sejak tahun 1970, namun hingga saat ini perkembangan budi daya sidat tidak sepopuler beberapa komoditas yang disebutkan di atas. Selain faktor teknologi pemeliharaan yang baru dikuasai oleh sebagian kecil masyarakat, faktor elver juga menjadi penyebab tidak berkembangnya budi daya sidat. Hingga kini penyediaan elver masih bergantung pada hasil penangkapan.
Namun demikian, usaha perikanan sidat—penangkapan dan budi daya, khususnya pembesaran—memiliki prospek yang baik, karena pasar sidat yang masih terbuka, baik pasar domestik maupun pasar ekspor. Karena itu, penulisan buku ini adalah bagian dari upaya mendorong pengembangan perikanan sidat di Indonesia.
Penulis: M. Ghufran H. Kordi K
Penerbit: Ranah Buku, 2023
Kategori: Perikanan
SKU: BRD20357
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 14 x 20 cm l Softcover
Tebal: 216 hlm | HVS
Harga: 75.000