Sastra lisan merupakan salah satu bukti kekayaan budaya yang terintegrasi dengan kehidupan masyarakat. Sastra lisan merupakan warisan nenek moyang yang harus dilestarikan karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan dapat berkontribusi bagi pembentukan karakter bangsa. Indonesia sangat kaya dengan berbagai jenis sastra lisan, baik yang berbentuk sastra lisan naratif, sastra lisan bukan narasi, maupun sastra lisan yang berwujud seni pertunjukan. Keberadaan sastra lisan itu tidak dapat dipisahkan dari tradisi lisan dan folklor. Hal tersebut disebabkan sastra lisan, tradisi lisan, dan folklor saling berkaitan erat satu sama lain. Sastra lisan merupakan bagian dari tradisi lisan, sedangkan tradisi lisan merupakan bagian dari folklor.
ㅤㅤ
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, eksistensi sastra lisan di Indonesia dikhawatirkan akan memudar karena masyarakat kurang dapat memahami fungsi sastra lisan pada masa kini. Oleh karena itu, diperlukan upaya aktualisasi dan kontekstualisasi sastra lisan sehingga lebih dapat dirasakan fungsinya bagi masyarakat. Fungsi sastra lisan, antara lain sebagai sarana penguat identitas, legitimasi kekuasaan, pelestari tradisi, penyampai pengetahuan etnografis, edukasi, relaksasi, membangun harapan, pelestarian lingkungan, pemertahanan kesakrakalan, kritik sosial, dan ritual.
ㅤㅤ
Penulis: Novi Siti Kussuji Indrastuti
Penerbit: UGM Press, 2023
Kategori: Budaya, Sastra
ISBN: 978-623-359-218-5
SKU: BRD20987
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 15,5 x 23 cm l Softcover
Tebal: x + 106 hlm | HVS
Harga: 67.000