Image of a product

Kumpulan Cerpen Cerpen Pilihan Kompas 2019 Mereka Mengeja Larangan Mengemis - Gramedia

Rp 80,000
Rp 72,000

Cerita pendek atau biasa disingkat cerpen adalah salah satu jenis prosa yang isi ceritanya bukan kejadian nyata dan hanya dibuat-buat. Cerpen cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novel maupun novel.


Pandangan realisme seni masih cukup enak untuk membaca cerpen-cerpen yang terkumpul dalam buku ini. Bisa dibilang, karya kisah-kisah pendek itu adalah semacam pengolahan ulang atas peristiwa sehari-hari.


Realisme terpampang pada cerpen "Mereka Mengeja Larangan Mengemis" karya Ahmad Tohari. Membaca kisah para remaja pengamen ini yang berbenturan dengan norma kepatuhan mengajak kita bercermin, menatap wajah buruk kita sendiri.


Pun demikian dengan cerpen "Musim Politik" karya Seno Gumira Ajidarma. Lewat dunia anak-anak, kisah ini menyodorkan realitas perseteruan politik antara orang-orang dewasa yang ganas.


Dua puluh cerpen dalam buku ini merupakan hasil pilihan dari 51 cerita yang terbit setiap hari Minggu di harian Kompas selama setahun, tepatnya sejak 6 Januari sampai 29 Desember 2019. Makna cerpen dan relevansinya dalam konteks kehidupan zaman sekarang menjadi poin pendukung.


Kematian, sebagai realitas tak terelakkan, menjadi tema sebagian besar cerpen yang dikirimkan para penulis. Ia muncul dalam berbagai rupa dan cara. Ini menegaskan bahwa maut beredar di dekat kita.


Sebagai potret zaman, sejumlah cerpen memaparkan perubahan sosial di masyarakat terkini. Kisah asmara tak lagi jadi hak mutlak gender berlainan kutub. Peliknya romansa telah menjadi milik semua orang, bebas kekangan gender.

ㅤㅤ 

Penulis: Agus Noor, Ahda Imran, dkk

Penerbit: Buku Kompas, 2024 (cetak ulang)

Kategori: Kumpulan Cerpen

ISBN: 9786232414969

SKU: BRD21887

Bahasa: Indonesia

Dimensi: 13,5 x 20 cm l Softcover

Tebal: 240 hlm | Bookpaper

Harga: 80.000

 
 :
 :
300g