Seni Berpikir Kritis, terjemahan dari kitab Manthiq al-Masyriqiyyîn (Logika Orang-Orang Timur), merupakan sebuah risalah logika yang ditulis oleh Ibnu Sina di akhir masa hidupnya. Buku ini menjadi jawaban atas ketidakpuasannya terhadap dominasi filsafat Peripatetik dan logika Aristotelian yang ia anggap terlalu statis dan kaku. Dalam karya ini, Ibnu Sina menawarkan pendekatan baru terhadap logika, memadukan metode berpikir tradisional dengan gagasan yang membuka ruang untuk pengembangan pengetahuan.
Buku ini terbagi menjadi tiga bagian utama: (1) Konsepsi (Tashawwur): Membahas bagaimana manusia membentuk konsep awal tentang sesuatu, baik yang telah memiliki justifikasi maupun yang belum; (2) Observasi (Imtihân): Mengeksplorasi cara menentukan validitas atribut yang melekat pada objek, seperti genus, diferensia, dan properti; dan (3)
Justifikasi (Tashdîq): Mengupas metode untuk menilai apakah proposisi tertentu benar atau
salah, termasuk kategori-kategori seperti proposisi universal, parsial, afirmatif, dan negatif.
Ibnu Sina menekankan bahwa logika adalah alat untuk memandu pikiran dari yang telah diketahui ke yang belum diketahui, sehingga memungkinkan manusia untuk menghindari berbagai kesalahan dan ilusi. Dengan cara ini, logika berfungsi sebagai penjaga kebenaran sekaligus pembimbing menuju pemahaman yang lebih mendalam.
Dalam buku ini, Ibnu Sina juga membahas konsep-konsep penting seperti hubungan antara subjek dan predikat, definisi esensial dan aksidental, serta berbagai bentuk kontradiksi dalam proposisi. Semua ini disajikan dengan tujuan akhir untuk memurnikan logika sebagai alat epistemologis yang tidak terikat oleh kekhasan budaya atau bahasa tertentu.
Penulis: Ibnu Sina
Penerjemah: Husni Nasution
Penerbit: Turos Pustaka, 2025
Kategori: Filsafat
ISBN: 9786231049728
SKU: BRD22953
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 13 x 19 cm l Softcover
Tebal: 268 hlm | Bookpaper
Harga: 80.000