Bilal bin Rabah, salah satu sahabat Rasulullah yang masuk Islam pada masa-masa awal di Mekkah, yang dikenal dengan as-Sabiqunal Awwalun. Kisah hidupnya sarat penderitaan dan perjuangan. Lahir dari keluarga budak kulit hitam, kemudian menjadi budak tokoh Quraisy Umayyah bin Khalaf, lalu mengalami banyak siksaan fisik sangat berat dari sang majikan karena masuk Islam, Bilal akhirnya dimerdekakan oleh Abu Bakar dan menjadi muazin Rasulullah, bahkan dipercaya mengumandangkan azan di atas Kakbah pada hari Fathu Mekkah.
Lebih dari sekadar menggambarkan kehidupan Bilal, buku ini menautkan dan menjadikan kisahnya sebagai simbol perlawanan dan kritik terhadap isu-isu rasialisme dan perbudakan. Melalui kisah Bilal, buku ini hendak menunjukkan bagaimana pesan dan upaya Islam untuk sepenuhnya menghapus pandangan rasialisme dan praktik perbudakan yang telah mengakar kuat jauh sebelum Islam, pada masa Islam, hingga era modern hari di belahan dunia mana pun.
Buku ini menegaskan bahwa dalam Islam nilai atau kualitas seseorang bukan dilihat dari warna kulit, ras, dan status sosial, melainkan dari ketakwaan. Bilal yang dianggap rendah saat itu karena berstatus budak lagi berkulit hitam, justru diangkat dan dimuliakan oleh Rasulullah karena ketakwaannya.
Penulis: Abbas Mahmud al-Aqqad
Penerbit: Alvabet, 2025
Kategori: Sejarah Islam
ISBN: 978-623-220-200-9
SKU: BRD22992
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 13 x 20 cm l Softcover
Tebal: 192 hlm | Bookpaper
Harga: 70.000