Rezim Orde Baru dicurigai melakukan serangkaian rekayasa historiografi (penulisan sejarah) secara sistematik, dengan tujuan untuk memperkokoh hegemoni kekuasaan. Historiografi diarahkan sedemikian rupa untuk melestarikan pilar-pilar kekuatan Orde Baru; yakni dominasi militer terhadap kehidupan sipil, serta politik represif yang terkamuflase dalam terminologi "stabilitas".
Historiografi yang dikemas dalam tujuan memperkuat legitimasi kekuasaan Orde Baru tampak pada penulisan sejarah mengenai lahirnya Pancasila 1 Juni 1945; Pemrakarsa Serangan Umum 1 Maret 1949; keterlibatan Sukarno-Soeharto dalam G 30 S 1965; serta keluarnya Surat Perintah 11 Maret (Supersemar).
Buku ini mencoba menuliskan ulang teks sejarah dengan tidak mengabaikan fakta objektif yang ada, serta sedapat mungkin mengakomodasi fakta-fakta baru yang muncul dari pelaku sejarah. Uji konsistensi antara pernyataan dan kesaksian para pelaku sejarah kelak akan menghasilkan sintesis yang lebih valid dan akurat.
Penulis: A. Pambudi
Penerbit: Narasi, 2025
Kategori: Sejarah
ISBN: 9786025752162
SKU: BRD24250
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 13 x 19 cm l Softcover
Tebal: 164 hlm | Bookpaper
Harga: 70.000