Image of a product

Senjata Kami adalah Upacara Adat: Ungkapan Pelambang dan Mantra Nausus, Perempuan Pembela HAM-Lingkungan - Insist

2  
Rp 78,000
Rp 66,300

Penulis Ungkapan, Pelambang, dan Mantra

Aleta Baun

Mardiana Deren

Gunarti

Maria Loretha

Jull Takaliuang

Penulis Profil

Siti Maimunah

Noer Fauzi Rachman

Indah Rahmasari

Melly Setyawati

Penulis Permisi dan Pamit

Siti Maimunah

Noer Fauzi Rachman

Senjata Kami adalah Upacara Adat merupakan suara lima Nausus—perempuan pejuang tanah airnya yang berdiri di garda depan melawan perusakan alam dan perampasan ruang hidup rakyat. Dari gunung batu Mollo yang dilindungi Mama Aleta, kebun sorgum yang dirintis Maria Loretha di Adonara, pulau Sangihe yang dibela Jull Takaliuang, hutan Gunung Kerasik yang dijaga Mardiana, sampai alam pegunungan Kendeng yang dipanggil ikut berjuang bersama Gunarti dengan doa dan pelambang tubuh-alam.

Buku ini lahir dari proses panen pengetahuan, menggali kebijaksanaan yang tertanam dalam ingatan, tubuh, dan laku, oleh mereka sendiri, dan tampil dalam bentuk ungkapan kata-kata. Di sini, ungkapan pelambang dan mantra menjadi senjata budaya perempuan dalam merawat kehidupan, menyemai harapan, dan meneruskan perlawanan.

***

Selama mereka masih berdiri, Masyarakat Adat belum kalah. Dan tidak akan pernah sendiri.

—Rukka Sombolinggi, Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN)

Penulis: Siti Maimunah, dkk

Penerbit: Insist, 2025

Kategori: Sosial

ISBN: 9786236179314

SKU: BRD24495

Bahasa: Indonesia

Dimensi: 14 x 20 cm l Softcover

Tebal: xiv + 126 hlm | Bookpaper

Harga: 78.000

 
 :
 :
250g