Mengapa menulis Kafka? Triyanto Triwikromo pada 2017 memperoleh hadiah residensi menulis di Berlin. Pada saat meneliti kehidupan Kafka di Berlin dan Praha, ia mencatat segala temuan dalam bentuk puisi. Ternyata butuh tiga kali ke Praha (termasuk pada 2023) untuk menjadikan segala catatan sebagai “puisi suasana”. Butuh delapan tahun untuk tak menjadikan Kafka sekadar sebagai “topik” karena memang ia, kafkaesque, dan karyanya tak mati-mati
Penulis: Triyanto Triwikromo
Penerbit: KPG, 2025
Kategori: Puisi
ISBN: 9786231344175
SKU: BRD24529
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 13.5 x 20 cm l Softcover
Tebal: 184 hlm | Bookpaper
Harga: 80.000