Banyak yang mengenal Aisyah hanya dari kisah cinta dan kelembutannya di sisi Nabi. Namun sedikit yang tahu, bahwa di balik senyum lembut itu, tersimpan samudra ilmu yang menerangi generasi setelahnya. Sayidah Aisyah menjadi komunikator bagi mereka yang bertanya pada Nabi. Kemudian ditulis, dihafal, dan dibiritkan kembali pada yang membutuhkan. Sebakda Nabi meninggal maka gerbang keilmuan ada pada Aisyah. Sampai-sampai Nabi menyebut beliau dalam sabdanya, "Khudzu nisfa dinikum an al-Humaira. Ambillah separuh agama kalian dari Humaira." Secara tidak langsung, Nabi ingin bilang bahwa sosok paling fakih, mutafannin, multitrainer, hanya Humaira. Maka Aisyah tidak pernah bosan menjawab semua pertanyaan yang diajukan kepadanya tentang persoalan yang menyangkut ajaran Islam, sosial, bahkan pribadi. Beliau bahkan mendorong dan menyemangati orang-orang yang merasa malu menayangkan sesuatu.
Buku ini mengajak kita menelusuri sosok Aisyah yang sesungguhnya, bukan hanya tentang cinta, tapi juga tentang ilmu, keberanian, dan kasih yang tak lekang oleh zaman. Karena pada dirinya, kita belajar bahwa salihah itu berilmu, dan ilmu adalah cahaya menuju cinta sejati. Selamat menjadi Aisyah masa kini.
Penulis: Shodiq.elhamba
Penerbit: Elex Media Komputindo, 2026
Kategori: Pustaka islam
ISBN: 9786230074509
SKU: BRD24891
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 15 x 23 cm l Softcover
Tebal: 250 hlm | Bookpaper
Harga: 130.000