Ini jalan yang harus ditempuh.
Rindu, sakit, dan marah tetap harus dilalui.
Dia yang pernah singgah dan menyentuh mimpi indahku, tak selalu jadi
tempat berlabuh yang utuh. “Aku hanya kain pel yang lusuh di matamu.”
Itu kata yang kuingat sebelum malam benar-benar menelannya.
“Retak, Luruh, Kembali Utuh”, menjadi frasa yang menjadi motif Prilly Latuconsina melihat dirinya sendiri. Berisikan 40 puisi dalam tiga fragmen fase kehidupan—kehilangan, keterpurukan atas kehilangan, hingga proses menata hidup yang baru.
Dalam Retak, Luruh, Kembali Utuh, Prilly mencoba membuka ruang paling privat dalam dirinya ke hadapan publik dengan estetik. Ada tangis yang mengkristal menjadi puisi, ada harapan yang mengeras bersama karang, dan ada kesunyian yang bisa kita rasakan di dasar lautan pikiran Prilly Latuconsina.
Penulis: Prilly Latuconsina
Penerbit: Pastel Books, 2026
Kategori: Sastra
ISBN: 9786235866567
SKU: BRD24992
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 11 x 18 cm
Tebal: 208 hlm
Harga: 100.000