Image of a product

Toxic Positivity: Jebakan Kebahagiaan Semu - Diva Press

Rp 80,000
Rp 64,000

Kita terbiasa menyembunyikan air mata, menutup rasa kecewa, dan mengganti cerita dengan narasi “semua baik-baik saja”. Fenomena ini dikenal sebagai positivitas beracun, atau toxic positivity: dorongan berlebihan untuk menyingkirkan rasa sakit, seolah-olah kesedihan tidak punya tempat dalam hidup.

Padahal, kesedihan adalah bagian dari pengalaman manusia yang normal. Ketika emosi negatif ditolak, pintu untuk belajar dari rasa sakit ikut tertutup. Yang tersisa hanyalah ilusi kebahagiaan, sementara kenyataan yang lebih kompleks tidak pernah benar-benar dihadapi. Dalam jangka panjang, tekanan untuk selalu tampak bahagia bisa membuat seseorang merasa terasing dari dirinya sendiri, seakan-akan perasaan yang paling manusiawi tidak layak untuk ditunjukkan. Ketika terjadi berulang kali, seseorang bisa kehilangan keberanian untuk berbagi cerita, memilih diam karena takut dianggap lemah. Ia hidup dalam narasi palsu, seolah-olah semua baik-baik saja, padahal di dalamnya ada luka yang meradang. Dalam jangka panjang, ini dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan mental.

Buku ini merupakan ajakan untuk meninjau ulang makna kebahagiaan—melihatnya sebagai pengalaman manusia yang berlapis, yang tumbuh dari ketangguhan dan kerentanan, dari kejujuran untuk merasakan seluruh spektrum emosi, bukan dari senyum yang dipaksakan.

Penulis: Afthonul Afif

Penerbit: Diva Press, 2026

Kategori: Piskologi

SKU: BRD25320

Bahasa: Indonesia

Dimensi: 14 x 20 cm l Softcover

Tebal: 204 hlm | Bookpaper

Harga: 80.000

 
 :
 :
300g