Apakah kecerdasan bisa hidup tanpa tubuh? Apakah manusia hanya sekadar mesin cerdas yang bisa disalin algoritma? Sejak masa Plato hingga zaman Artificial Intelligence (AI), kita terus digoda oleh mimpi besar: pikiran tanpa tubuh. Bagaimana jika justru tubuhlah yang membuat kita sungguh manusia?
Buku ini menantang gagasan dominan dalam filsafat, teologi, dan sains yang telah lama meremehkan tubuh. Dengan gaya penulisan yang reflektif dan menyentuh, penulis mengajak kita menyelami empat dunia: pengetahuan, AI, erotik, dan kota, lewat pendekatan fenomenologi tubuh dari Maurice Merleau-Ponty.
Di tengah euforia teknologi AI, buku ini mengingatkan bahwa kita bukan sekadar data atau algoritma. Kita hadir, merasa, dan berpikir lewat tubuh. Tubuh tidak dapat digantikan oleh mesin, secerdas apa pun ia.
Ini bukan buku untuk mereka yang ingin tetap nyaman. Ini buku untuk mereka yang berani bertanya: apa yang masih tersisa dari manusia ketika tubuh tak lagi dianggap penting?
Penulis: Prof.Dr. Fransisco Budi Hardiman
Penerbit: Kanisius, 2025
Kategori: Filsafat
ISBN: 9789792186680
SKU: BRD25402
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 14 x 21 cm l Softcover
Tebal: 268 hlm
Harga: 130.000