Karena pelajaran sesungguhnya sering kali dimulai justru saat bel pulang berbunyi. Di balik tumpukan RPP, target kurikulum, dan nilai KKM, ada drama manusia yang sering luput dari pandangan mata. Buku ini bukan tentang tip menjadi guru teladan atau cara mencetak juara olimpiade. Ini adalah kumpulan kisah tentang mereka yang duduk di barisan paling belakang. Tentang murid yang "hanya" bisa menggambar di kertas ulangan, tentang si pembuat onar yang sebenarnya kesepian, dan tentang anak yang mengirim voice note izin sakit karena sedang "galau".
Devi Saidulloh, seorang guru IPA yang biasa berkutat dengan rumus Fisika dan Biologi, mengajak kita masuk ke ruang-ruang kelas yang sunyi. Ia merekam jejak-jejak kecil yang sering kali dianggap angin lalu, tetapi ternyata menjadi penopang hidup seseorang bertahun-tahun kemudian. Membaca buku ini akan membuatmu sadar bahwa tugas seorang guru bukan sekadar mengisi kepala dengan ilmu, melainkan menyalakan lentera di hati yang redup. Bagi para guru yang pernah merasa lelah, bagi para murid yang pernah merasa tak terlihat, dan bagi siapa saja yang pernah duduk di bangku sekolah: Silakan masuk. Kelas ini tidak pernah selesai.
Penulis: Devi Saidulloh
Penerbit: Elex Media Komputindo, 2026
Kategori: Pengembangan Diri
ISBN: 9786230077722
SKU: BRD25424
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 14 x 21 cm l Softcover
Tebal: 150 hlm | Bookpaper
Harga: 120.000