Putih: Warna Kulit, Ras, dan Kecantikan di Indonesia Transnasional

Putih: Warna Kulit, Ras, dan Kecantikan di Indonesia Transnasional

Rp 104,500
Rp 88,825

Peraih Gloria Anzaldúa Book Prize 2013

Di Indonesia, berkulit putih dipandang sebagai norma kecantikan. Obsesi memiliki kulit putih membuat produk pemutih kulit menduduki tempat teratas dalam penjualan industri kosmetik. Dari mana obsesi itu bermula, dan apa makna sosial-politik berkulit putih di Indonesia?

Bahkan jauh sebelum masuknya kolonialisme Barat, perempuan berkulit putih sudah dianggap sebagai ideal kecantikan, se­perti terlihat dari epos India Ramayana yang diadaptasi di Jawa pada akhir abad ke-9. Pada era kolonialisme Belanda, putih mulai mendapat muatan rasialnya ketika cantik putih diidentikkan dengan ras Kaukasia. Seiring masuknya Jepang ke Indo­nesia, disebarkanlah ideal ­cantik putih yang baru: putih Asia. Sementara pada era pascakolonial, ruang geografis Indonesia rupanya menjadi penanda penting untuk dilekatkan pada kategori putih yang kini nasionalistik, yakni “putih Indonesia”. Terakhir, pada era globalisasi kontemporer saat ini, kulit putih menjadi kualitas virtual yang lepas dari tubuh riilnya secara rasial maupun kebangsaan.

Buku ini bermaksud melacak peredaran citra-citra kecantikan lintas lokasi geografis dan babak kesejarahan yang berbeda-beda, dan menjelaskan bagaimana sirkulasi trans­nasional tersebut tu­rut melestarikan supremasi putih di aras global dan membentuk konstruksi ras, gender, dan warna kulit di Indonesia.

Penulis: L. Ayu Saraswati

Penerjemah: Ninus D. Andarnuswari

Penerbit: Marjin Kiri, 2026

Kategori: Sosial

ISBN: 9789791260701

SKU: BRD3880

Bahasa: Indonesia

Dimensi: 12 x 19 cm l Softcover

Tebal: xiv + 254 hlm | Bookpaper

Harga: 104.500

 
 :
 :
300g