Pre Order Jalan Menuju Penjara - Loci
Jalan Menuju Penjara: Anatomi The Authoritarian Imprisonment Pipeline Pasca-Agustus 2025
Pada malam 28 Agustus 2025, kematian seorang pengemudi ojek daring di bawah roda kendaraan taktis Brimob menyulut kemarahan yang telah lama terpendam. Dalam hitungan hari, jalanan Bandung berubah menjadi medan pertarungan antara massa aksi dan aparat negara: gas air mata memasuki kampus, kendaraan sipil dipakai untuk menyapu bersih siapa saja yang "terlihat mencurigakan", dan ribuan orang ditangkap tanpa selalu jelas dasar hukumnya.
Jalan Menuju Penjara membongkar apa yang terjadi setelah lampu sorot media meredup: bagaimana ruang interogasi mengubah tubuh yang ketakutan menjadi pengakuan di atas kertas, bagaimana kejaksaan meloloskan setiap berkas tanpa pernah mengembalikannya untuk diperbaiki, dan bagaimana palu hakim mengetuk vonis bersalah bagi 44 dari 44 terdakwa yang diadili, dan tanpa satu pun dibebaskan.
Ditulis oleh para pendamping hukum yang menyaksikan langsung proses itu dari dalam sel kejaksaan hingga bangku pengadilan, Jalan Menuju Penjara bukan sekadar catatan investigasi. Ia adalah tawaran kerangka baru untuk membaca otoritarianisme di negara yang masih menyelenggarakan pemilu dan membuka ruang sidang untuk publik: bukan pada institusi yang dibungkam, melainkan pada cara institusi yang tetap berjalan justru memproduksi kesalahan yang dibebankan kepada warganya sendiri.
Penulis: Dandi Rizky Pratama, Hawari Arrasyid Suharya, M. Rafi Saiful Islam, Ressy Rizki Utari
Diterbitkan dengan kerja sama LBH Bandung dan TIFA Foundation
Kategori: Sospol
QRCBN 62-8742-2141-764
SKU: BRD27125
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 11 x 18 cm l Softcover
Tebal: vii + 265 hlm | Bookpaper
Harga: 83.000

