Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Hartmantyo Pradigto Utomo

Hartmantyo Pradigto Utomo, mahasiswa sosiologi Universitas Gadjah Mada.

Epistemologi Selatan bagi Ilmu Sosial Indonesia: Prawacana
Keterpakuan metodologi nomotetik pada teori-teori kanon menjadikannya sumbat bagi reproduksi wacana ilmu sosial

 

Peristiwa yang Terekam, Sejarah yang Tak Pernah Mati
Dari Beranda Tribunal; Bunga Rampai Kisah Relawan mengantarkan kita pada... arena bagi performativitas warga negara yang bergulat demi lesapnya ‘seragam’ dan bias-bias Orde Baru dari sejarah. 

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by