Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Rekomendasi Bacaan Sastra Anak yang Seru untuk Semua Umur

Oleh: Redaksi         Diposkan: 13 Jan 2021 Dibaca: 135 kali


Masa kanak-kanak adalah masa di mana imajinasi perlu diolah, dilatih, dan dirawat. Mengapa demikian? Karena pada masa tersebut adalah serupa tanah yang bertabur benih yang siap tumbuh. Tentu kita mengharapkan bahwa benih-benih tersebut akan bertumbuh dengan baik, agar kelak panen pun dapat dirayakan. Masa kanak-kanak yang kering akan imajinasi, menjadikan kita merupa sebagai robot-robot yang hanya paham pada perintah, tanpa pertimbangan juga daya pikir atas kebenaran.

 

Tradisi membaca di Indonesia, jika dilihat dari data statistika minat baca cukup memilukan. Meski hanya berupa angka, tapi realita mengatakan hal yang sama. Namun, ada cara untuk mengubahnya. Ialah dengan mendistribusikan bacaan. Terlebih-lebih untuk menumbuhkan generasi yang cemerlang, dapat dimulai dengan memberikan bacaan anak guna merawat imajinasinya.

 

Berikut adalah rekomendasi bacaan sastra anak yang seru untuk semua umur:

 

Petualangan Alice di Negeri Ajaib karya Lewis Caroll

Suatu hari di musim panas, Alice terjatuh ke dalam lubang kelinci dan mendarat di dunia fantasi yang dipenuhi makhluk-makhluk aneh. Sarat akan imajinasi, Petualangan Alice di Negeri Ajaib dinilai punya beragam makna, dan sejak satu setengah abad lalu telah banyak menginspirasi film, lukisan, balet, hingga permainan komputer.

-

Hei, Alga karya Cikie Wahab

“Hei, Alga”, sebuah novel yang ditulis oleh Cikie Wahab. Tahun lalu, naskah ini menjadi salah satu pemenang harapan Sayembara Cerita Anak Dewan Kesenian Jakarta bersama delapan pemenang lainnya. Memang tidak ada pemenang pada kategori Sayembara Cerita Anak DKJ 2019, namun cerita yang ditulis oleh Cikie Wahab ini sungguh sayang jika dilewatkan begitu saja. Berkisah tentang tokoh Alga yang tinggal bersama bibinya, serta bagaimana ia menjalani kehidupannya sehari-hari yang penuh dengan lika-liku atau bahkan boleh dikatakan sengsara. Walaupun novel ini masuk ke kategori cerita anak, namun sebenarnya kisahnya cocok untuk dibaca oleh semua umur.

-

Dunia Kali karya Puthut EA

 

Konon, banyak orang tua kini memasukkan anakanak mereka ke pesantren agar bisa hafal kitab suci dan menjadi 'anak saleh', sebagai jaminan 'karcis masuk surga'. Kalau tidak terpaksa, karena tidak bisa menentang kehendak orang tua, anak-anak itu pasti pula sudah dipompakan keyakinan yang sama ke dalam benak dan jiwa mereka.

Persis seperti itulah yang dimanfaatkan oleh para pembuat dan penjaja barang atau jasa yang dinginkan oleh kanak-kanak: menyiasati kekhawatiran para orang tua mereka, bahkan jika perlu memupuk subur terus dan menciptakan ketakutan-ketakutan baru agar mereka tetap berkelanjutan bergantung pada beragam "obat penawar" Yang mereka perjualbelikan.

Kali, maafkan saya, Nak. Saya tak tahu harus memberi imbalan setimpal seperti apa padamu. Saya hanya bisa menulis ini dalam bükü tentang kamu. Saya juga tak pandai berpetuah dan tak suka memberi wejangan, apalagi kepada anak seusiamu. Namun, saya ingat betul bapakmu pernah bilang bahwa yang paling penting adalah kamu bahagia, terutama di masa kanak-kanakmu saat ini. Ya, sebelum nanti kamu memasuki dan mengalami dunia orang dewasa yang justru sangat rentan disergap oleh lebih banyak ketidakbahagiaan. Tidak mudah memang menentukan apa itü bahagia dan kapan terjadinya. 

-

Mengapa Aku Harus Membaca karya Abinaya Ghina Jamela

Di sini, di tempatku, orang tua sangat suka jika anak-anak mereka membaca. Orang tua akan membelikan anak-anak mereka buku apa saja. Tidak peduli anak-anak mereka suka atau tidak. Orang tua ingin anak-anak punya buku. Anak-anak disuruh membaca. Anak-anak kadang seperti dipaksa banyak membaca.

-

Anak Rembulan karya Djoko Lelono

Nono ketakutan. Kenapa dia bisa tersesat di dalam sebatang pohon kenari? Padahal, dia hanya ingin mengambil sepedanya yang tersandar pada pohon itu. Dan, siapa pula anak berkulit hitam misterius yang memancingnya ke sana? Sungguh aneh, di dalam pohon itu, membentang dunia berbeda. Dia tiba di zaman Belanda! Itu belum seberapa. Masih banyak hal aneh lain. Misalnya, gadis bermata biru yang bisa berubah menjadi burung kenari. Gerombolan Semut Hitam. Anak Rembulan. Dunia macam apa ini? Nono ingin sekali kembali ke rumah kakek buyutnya yang nyaman. Tapi, mungkinkah dia bisa kembali kalau ternyata dia harus memimpin sebuah perang mencekam di dunia misteri itu?

 

 

 

 



0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: