Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Rekomendasi Bacaan tentang Syekh Siti Jenar

Oleh: Redaksi         Diposkan: 22 Jan 2021 Dibaca: 134 kali


Tidak sedikit orang yang menaruh perhatian pada Syekh Siti Jenar. Pandangannya terkait Islam dan ibadahnya, menggemparkan para penganut Islam. Tasawuf yang dianut Syekh Siti Jenar dianggap terlalu jauh hingga keblinger sampai-sampai menyamakan diri dengan Tuhan yang disembahnya. Bagi orang-orang semasanya pikiran Syekh Siti Jenar ini dianggap mengancam tumbuh-kembang Islam semasa itu.

 

Syekh Siti Jenar adalah sosok yang kontroversial. Tak jarang ia disebut sebagai sufi yang memantik perdebatan di antara kalangan para wali. Tak sedikit pula cerita-cerita legenda yang beredar menyebutkan namanya. Namun, sebelum turut untuk menganggapnya sebagai seorang yang kontroversial, sudahkah kita mengenalnya

 

Berikut adalah rekomendasi bacaan tentang Syekh Siti Jenar.

 

Syekh Siti Jenar Makna Kematian karya Achmad Chodjim 

 

Ajaran Islam yang diajarkannya sangat kontroversial. Jika para wali lain di zamannya menanamkan Islam secara akulturasi, ia membangun Islam di Jawa secara asimilasi, yang kelak dikenal dengan Islam Jawa atau Islam Kejawen. Pandangan sufistik Islam diramunya dengan mistik Jawa. Lahirlah Islam yang tidak berwajah keras, tetapi memancarkan kesejukan—sebagai rahmatan lil ‘âlamîn. Itulah Syekh Siti Jenar. Kehadirannya telah menenteramkan sekaligus menggelisahkan!

Buku ini mengupas makna kematian yang diajarkan oleh tokoh yang lebih sering disalahpahami itu. Mengapa kematian? Menurut penulis buku ini, kematianlah yang melatarbelakangi sikap dan tindakan Siti Jenar dalam menempuh hidup. Dengan penguasaan filsafat Jawa yang mumpuni , dipadu dengan wawasan yang luas terhadap literatur-literatur modern, Achmad Chodjim membawa kita menyelami khazanah kearifan tradisional tentang rahasia alam, hidup, akal budi, hakikat dan eksistensi manusia— yang diperkaya dengan pelbagai argumentasi keagamaan, sekaligus menggugah kita untuk berpikir kritis, agar perbedaan pandangan bisa dirasakan sebagai rahmat.

Dalam uraiannya, Chodjim lebih jauh menunjukkan betapa Siti Jenar merupakan pemikir yang lebih maju dari zamannya. Jauh sebelum merebak pemikiran-pemikiran modern Eropa abad ke-18 hingga ke-21 mengenai demokrasi, keterbukaan, persamaan, kebebasan , dan persaudaraan, Syekh Siti Jenar telah mengajarkan semua itu pada abad ke-16.

Syekh Siti Jenar Makrifat Kasunyatan 2 karya Achmad Chodjim 

 

Buku ini adalah serial tentang ajaran Syekh Siti Jenar. Inilah ajaran Makrifat Kasunyatan jilid dua! Jilid dua ini fokus membahas ajaran Sasahidan, atau kesaksian tentang hakikat realitas. Jika kita bersaksi bahwa tiada tuhan tetapi Allah dan Muhammad itu utusan Allah, maka siapakah yang sebenernya kita saksikan dan siapakah sebenarnya yang menyaksikan? Ya, inilah yang dibahas dalam buku ini.
 
Mula-mula diulas ajaran tentang ilmu haq (Pengetahuan tentang hakikat). Dengan mengerti arti ilmu haq secara benar, lalu mengendapkannya dalam kesadaran, kita akan memiliki dasar yang kokoh bagi Sasahidan. Tanpa mengerti hubungan pengetahuan dengan hakikat, Sasahidan akan menjadi kepercayaan tak berdasar. Asal percaya.
 
Setelah itu dikupas hakikat laki-laki dan perempuan, hakikat syahadat dan hakikat Ingsun terkait dengan kehidupan kita sebagai pribadi maupun kita sebagai warga bermasyarakat dan bernegara. Tentunya, agar kita bias setiap saat ingat kepada Dia, kita harus benar-benar memahami makna iman bagi kehidupan kita. Kualitas kita sebagai manusia beragama akan semakin tinggi bilamana dalam hidup ini kita mengerti hakikat iman.
 
Bila iman sudah berada di dasar samudra keimanan, kita akan bisa berdialog dengan Tuhan semesta alam. Bila seseorang sudah bisa berdialog dengan Tuhannya, selangkah lagi ia akan diperkenankan untuk mewujudkan kehendak-Nya (kun fa yakun)
 
Setiap bab disajikan penulis dengan bahasa yang semudah mungkin bisa dipahami pembaca. Selamat menjelajahi semesta diri dan hakikat kenyataan, semoga Anda dibukakan pintu kemudahan.
 

 

Syekh Siti Jenar Sang Kontroversial karya Susatyo Budi Wibowo 

 

Syekh Siti Jenar adalah manusia yang tidak pernah habis dibicarakan. Berawal dari asal usulnya yang tidak jelas. Keturunan siapakah dia? Apakah dia anak Datuk Soleh, Resi Bungsu, Sunan Gunung Jati, Sunan Ampel, atau yang lainnya? Sampai sekarang masih gelap. Syekh Siti Jenar juga menjadi tokoh yang melegenda. Dia diyakini banyak pengikutnya, lebih hebat dari Wali Sanga, terkenal sakti, mengaku dirinya Tuhan, dan meremehkan syariat Islam.

Ajaran Syekh Siti Jenar diselimuti rahasia. Cara mendapatkan ilmunya aneh, dia tidak menulis kitab, sumber ajarannya tidak dikenal, hasil ajarannya pun menghebohkan. Akibatnya, terjadi kontra antara dirinya dan Walisanga sehingga ia dijatuhi hukuman mati, yang sampai sekarang masih menjadi misteri. APa alasan dia dihukum mati? Bagaimana cara eksekusi dilakukan? Syekh SIti Jenar dikabarkan moksa. Ada yang mengatakan dia bunuh diri. Jasadnya berubah menjadi sekuntum bunga. Menjadi seekor anjing kudisan. 

Syekh Siti Jenar Makna Kehidupan karya Achamd Chodjim 

 

Melanjutkan buku sebelumnya—Syekh Siti Jenar: Makna Kematian—buku ini bukanlah sejarah hidup Syekh Siti Jenar, melainkan ulasan ajarannya. Jika buku pertama lebih mengulas eksistensi manusia, buku ini akan mengupas tauhid, akhlak, dan makrifat Syekh Siti Jenar.

Tauhid yang menjadi landasan pokok dalam beragama ia ajarkan hingga tuntas. Sifat 20 tidak diajarkan sebagai sifat Tuhan semata, tapi juga sifat yang disandang oleh hamba-Nya yang mukmin. Justru di sinilah ajaran Siti Jenar lebih menarik daripada ajaran yang disampaikan oleh para wali Iainnya.

Rukun Islam dijabarkan sebagai basis perilaku dalam hidup sehari-hari. Muslim sejati tak sekadar mengucapkan syahadat, mengerjakan salat, berpuasa, menunaikan zakat, dan berhaji secara formal. 
Iman bukanlah semata-mata kepercayaan. Iman harus ditransformasikan dalam kehidupan. Di tangan Syekh, rukun iman melahirkan kemanunggalan iman sebagai wujud kawula klawan Gusti dalam kehidupan Hyata di bumi.

Rukun Islam dan Iman tidak hanya dipraktikkan berdasarkan Olah budi dan cipta, Bila tidak berada di atas kefiepdak Tuhan, keinginan akan mengotori jiwa. Hanya bila budi dan Cip telah dipimpin Tuhan, kita akan terlepas dari ketersesatan. Syekh juga mengupas lugas makna sifat Rasul ba ehidupan kita, rahasia Sasahidany dan panda n revolusioner tent Hari Akhir.

Hitam Putih Syekh Siti Jenar karya Gugun L. Guyanie  

 

Kehadiran Syekh Siti Jenar di panggung sejarah Indonesia telah membawa warna tersendiri bagi pergumulan Islam-Jawa dan turut serta meramaikan konflik elit politik dalam proses Islamisasi Pulau Jawa. Buku ini menyajikan hitam putih kisah hidup dan perjuangan Syekh Siti Jenar

 

Buku ini mengupas secara menyeluruh sisi hitam dan sisi putih Syekh Siti Jenar. Tanpa bermaksud menghakimi, buku ini hanya menyampaikan fakta-fakta yang telah direlevansikan dengan bukti-bukti yang ada. Buku ini dapat memberi warna lebih jelas terhadap khasanah tokoh Islam di Indonesia.



0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: