Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Renungan Indonesia Replay 1997

Renungan Seorang Patriot Indonesia Siaw Giok Tjhan

Siaw Giok Tjhan
Description
Buku ini adalah renungan yang ditulis setelah Siauw bebas dari penahanan belasan tahun.
Stock: Tersedia

#TetapKirimBacaan lihat promo di bawah:


Kategori : Tokoh dan Sejarah

Jiwa Patriot yang konsekwen itulah yang menyebabkan ia dikenal sebagai Bung Siauw di kalangan tokoh politik nasional. Siauw duduk dalam bidang legislativeKNIP, BP-KNIP, Konstituante, DPR-GR dan MPRS, mengetahui berbagai fraksi berpengaruh, dari tahun 1946 hingga ia dipecat dengan hormat oleh Soeharto pada tahun 1966. Ia menjadi Menteri Negara di KabinetKabinet Amir Sjarifuddin. Ia juga duduk sebagai anggota DPA, Dewan Harian Angkatan 45 dan berbagai lembaga penting lainnya. Ia-pun aktif dalam mengembangkan berbagai surat kabar dan majalah, baik sebagai wartawan, Pemimpin Redaksi maupun sebagai pengasuh dan pembina.

Akibat pendirian politik dan perjuangan yang gigih, Siauw harus berkali-kali ditahan dan meringkuk dalam penjara, baik di zaman penjajahan maupun kemerdekaan. Terakhir 12 tahun, sebagai seorang tahanan politik rezim Orde Baru (1965-1978). Akan tetapi penangkapan/penahanan berungkali itu, tidak pernah berhasil mematahkan semangat dan komitmen perjuangan yang tetap tinggi hingga akhir hayatnya, 20 November 1981.

Buku ini adalah renungan yang ditulis setelah Siauw bebas dari penahanan belasan tahun. Penahanan yang harus dilalui tanpa proses pengadilan apa-pun, dan justru terjadi Negara yang kemerdekaanya dan pembangunan ia perjuangkan tanpa pamrih.

Semoga berbagi pengalaman dan pandangan yang diajukan masih relevan dalam membangun Nasion Indonesia di masa kini, terutama oleh generasi penerus.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Info Pengiriman:  Pesanan masuk tgl 21 - 27 Mei 2020 akan dikirim tgl 27 Mei 2020

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
Ketebalan : iii+536 hlm | HVS
Dimensi : 14x21 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Lembaga Kajian Sinergi Indonesia
Penulis: Siaw Giok Tjhan
Berat : 900 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by