Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Return dan Refund

A. Prosedur Return

  1. Return adalah proses penggantian barang karena disebabkan oleh beberapa hal:
  • Tidak sesuai pesanan
  • Barang rusak
  • Kualitas barang tidak sesuai deskripsi
  1. Proses Return (penggantian) Barang akan kami tindak lanjuti jika barang yang kamu beli akan di Return sampai di tempat Kami
  2. Jika ada ongkos kirim pengembalian barang ke alamat Berdikari Book, biaya tersebut akan ditanggung oleh pembeli, dan Ongkos Kirim pengantian barang akan ditanggung oleh Kami
  3. Pengajuan Klaim Return maksimal (paling lambat) 5 hari terhitung dari barang sampai atau telah diterima
  4. Proses pengiriman barang pengganti paling lambat 30 hari dari barang returan sampai di tempat kami 
  5. Jika dengan cara penggantian barang (return), masih tidak cocok , maka Kamu berhak Refund (Uang Kembali 100 %) maks pengembalian dana 100 % adalah  90 hari 
  6. Jika akan mengajukan proses Return, pastikan sebelumnya sudah menghubungi Admin Berdikari Book untuk berdiskusi memastikan barang terkait

B. Prosedur  Refund

  1. Proses Pengembalian uang (Refund) Kami lakukan dalam tempo sesingkat singkatnya, dan maksimal (Paling Lambat) 90 hari, terhitung setelah barang kami terima
  2. Pengembalian Uang 100 % Tanpa Potongan Apapun
  3. Isi format Refund di bawah ini:
  • Nama Lengkap
  • Nama Bank
  • Nomor Rekening
  • Nomor Telpon
  • Kirimkan Format tsb ke kontak CS

Alamat Berdikari Book:

Jl. Elang Jawa, Karangsari, Wedomartani,
Ngemplak, Kabupaten Sleman,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55584

Jika ada hal yang kurang jelas, silakan hubungi kontak CS kami di sini:
Telp: (0274) 4886258
Whatsapp: 0821-3648-3766
Line@: @berdikaribook
Email: care@berdikaribook.red

 

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by