Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
RMP Sosrokartono Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi

ROOM

Emma Donoghue
Description
Eksekusi cerita yang cerdas. Kisah Jack dideskripsikan dengan jelas dan sangat masuk akal.
Stock: Tersedia

#TalkLessReadMore lihat promo di bawah:


Kategori : Novel dan Sastra

Novel karya Emma Donoghue ini menggisahkan pengalaman  nyata seorang wanita yang diculik dan kemudian disekap di dalam kamar sempit selama 7 (tujuh) tahun. Selama disekap, sang perempuan dijadiin 'pemuas' si penculik sampe akhirnya melahirkan anak, bernama Jack.  Perempuan ini berusaha merawat anaknya dalam kondisi apa pun.
 
Bagaimana kisah selanjutnya, apakah perempuan tersebut berhasil melarikan diri dari si penculik dan membawa anak nya ? dan bagaimana dia beradaptasi dengan dunia luar yang selama ini dia tinggalkan ?
 
“Eksekusi cerita yang cerdas. Kisah Jack dideskripsikan dengan jelas dan sangat masuk akal.” —New York Times.
“Mengharukan dan kompleks.” —The Washington Post
Cerdas menggambarkan kondisi psikis anak yang dibesarkan dalam kurungan, membuat pembaca enggan berpaling.”—Publishers Weekly

Telah diterjemahkan ke dalam 35 bahasa
Terjual lebih dari dua juta eksemplar di seluruh dunia,
Telah diadaptasi dalam bentuk film; masuk nominasi Golden Globe Award 2016 kategori Film Terbaik dan memenangkan Academy Award 2016 kategori aktris terbaik

Selamat Membaca dan Berbahagialah... 


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel dan Sastra
ISBN : 9786023851362
Ketebalan : 420 hlm l Bookpaper
Dimensi : 13x20 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Mizan
Penulis: Emma Donoghue
Berat : 400 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by