Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Hasil Pencarian

Kriteria pencarian produk lanjutan
Cari deskripsi produk

Produk yang memenuhi kriteria pencarian

Sold
Out

Derana
Derana
  • Rp.52,800
  • Rp.66,000
  • - 20%

Sold
Out

Artikel yang memenuhi kriteria pencarian

Seneca, Kawan Lama yang Hadir Kembali

Posted On: 2020-01-09 15:44:28 Read: 3343 time(s)


... pada zaman ketika kultur pamer dan hobi bertengkar melingkupi kita, stoikisme tampaknya menjadi alternatif yang menyenangkan untuk mencapai kedamaian hidup tanpa harus berpihak pada salah satu ekstrem dominan.

Read More

BERDISKUSI Tentang Hidup yang Singkat

Posted On: 2020-01-07 20:06:15 Read: 1127 time(s)


Jangan lupa bertandang, mari kita bersua dan bertukar pembicaraan juga pandang. Sampai jumpa.

Read More

9 Buku Terlaris di Bulan Desember

Posted On: 2020-01-06 16:59:44 Read: 1147 time(s)


Sembilan buku ini, mungkin akan segera menemui jika kau mau.

Read More

Berdikari Diskusi: Sepak Bola Tak Akan Pulang

Posted On: 2019-12-18 20:52:35 Read: 956 time(s)


Diskusi Buku ini diadakan pada hari Jumat, 20 Desember 2019, pukul 15.30 di Perpustakaan Rumah Berdikari Book.

Read More

Lingkar Diskusi Logika Maguwo: Madilog dan Perkembangan Ilmu Sosial di Indonesia

Posted On: 2019-12-11 17:07:19 Read: 486 time(s)


Jum'at, 13 Desember 2019 pukul 15.30

Read More

Mengupak Bising yang Hampir Padam

Posted On: 2019-11-16 14:36:14 Read: 1615 time(s)


Di antara desing peluru dan dentam mortar,...; Eviction dan mungkin masih ada unit musik lain yang masih meneruskan ikhtiarnya sebagai legiun noise pantang tugur di hadapan kebisingan zaman.

Read More

Bayar dan Kirim

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by