Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Hasil Pencarian

Kriteria pencarian produk lanjutan
Cari deskripsi produk

Produk yang memenuhi kriteria pencarian

Tidak ada produk yang sesuai dengan kriteria pencarian !.

Artikel yang memenuhi kriteria pencarian

Potret Penerbitan Buku Baru (Bukan) Karya Jung sebagai Sebuah Tragedi

Posted On: 2020-04-10 09:29:14 Read: 133 time(s)


Pada akhirnya, bagi penulis,... ini analog dengan konsep drama tragis Aristotelian: bermula dengan sukacita dan berakhir dengan dukacita.

Read More

9 Buku Terlaris di Bulan Maret

Posted On: 2020-04-01 16:01:28 Read: 645 time(s)


9 Buku Terlaris di Bulan Maret

Read More

Di Rumah Aja Dulu Perbanyak Bacaan Jagalah Kewarasan

Posted On: 2020-03-24 23:53:01 Read: 3670 time(s)


Sebaik-baiknya teman ketika kita tak sedang bersama, ialah bacaan.

Read More

Subaltern dan Pesan Si Pembakar Jerami

Posted On: 2020-03-12 15:50:00 Read: 2657 time(s)


...tidak ada sistem, pun aparat dan pejabat, yang berpihak pada orang miskin. Semua ini terjadi karena negara tidak pernah peduli.

Read More

Jejaring Sejarah Meruwet

Posted On: 2020-03-05 16:17:03 Read: 728 time(s)


Pada abad XXI, kita berjarak jauh dari masa-masa pembentukan sejarah sulit terlacak dan terjelaskan. Tumpukan buku sejarah untuk dipelajari terus meninggi saat kesanggupan membaca cenderung menurun

Read More

9 Buku Terlaris di Bulan Februari

Posted On: 2020-02-29 19:46:40 Read: 1272 time(s)


Tak ayal, jika membaca adalah salah satu cara menghindari kebohongan dan senantiasa berjalan pada keyakinan akan kebenaran.

Read More

Bayar dan Kirim

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by