Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Second Sex Fakta dan Mitos

Wishlist
Stock: 11
Terjual : 42
Jumlah:

#Mengingat65 lihat promo di bawah:

Pembelian: Diskon 25% untuk Semua Buku. Kode Kupon: INGAT65
Pembelian: Satu buku acak dalam kategori Blind Book Ingat 65 seharga Rp65.000,00
Pembelian: Bayar Rp65.000,00 bebas pilih 2 buku dalam kategori Paket 65. 
Pengiriman: Bebas Ongkir Rp10.000,00 untuk minimal pembelian Rp98.000,00 ke seluruh Indonesia. 
Pengiriman: Flat ongkir Rp7.000,00 ke seluruh pulau Jawa.


The Second Sex (Le Deuxime Sexe) adalah buku karya filsuf eksistensialis Simone de Beauvoir. Buku ini adalah salah satu karya Beauvoir yang paling terkenal, Buku dianggap sebagai karya utama dalam bidang filsafat feminis yang menandai dimulainya feminisme gelombang kedua. Vatikan menempatkan buku ini di Daftar Buku Terlarang.

Filsafat perempuan mungkin sekadar kisah kecil, sekian buku mengenai sejarah filsafat memang tidak memiliki catatan besar mengenai kehadiran filosof-filosof perempuan. Robert C. Solomon dan Kathleen M. Higgins dalam buku A Short History of Philosophy (1996) pernah mengajukan pertanyaan mengenai kehadiran perempuan dalam tiga ribu tahun sejarah filsafat: Mengapa mereka (perempuan) tidak termasuk dalam sejarah filsafat? Apakah filsafat cenderung lazim dengan jenis laki-laki?

Fakta sejarah filsafat itu mungkin menganut pemahaman klasik atau mitos bahwa laki-laki itu makhluk rasional dan perempuan itu makhluk emosional. Mitos itu menjadi kutukan ampuh yang membuat perempuan kurang menemukan ruang penting dalam filsafat. Padahal , dalam sejarah awal filsafat ada tokoh perempuan dengan nama Hypatia yang berkontribusi dalam pemikiran filsafat Neoplatonis. Nama itu kerap terlupakan dalam sejarah filsafat Barat. Sejarah filsafat Barat mengalami perubahan siginifikan dengan kehadiran buku The Second Sex (1949). Buku itu menjadi juru bicara dan refleksi kritis dari sosok seorang perempuan. Buku itu mendedahkan pemahaman kritis mengenai perempuan,yang berasal dari perempuan dengan membongkar streotipe-stereotip sejarah dan pemikiran filsafat Barat. Simone de Beauvoir dengan telak mengabarkan bahwa perempuan tak bisa disingkirkan atau diabaikan dalam filsafat. Sosok Simone de Beauvoir menjadi representasi penting kehadiran perempuan dalam pemikiran filsafat eksistensialisme dan feminisme.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Bebas Ongkir Minimal Transaksi 98.000 dan Flat Ongkir Seluruh Pulau Jawa 7.000
Berat: gram

Kategori : Agama dan Filsafat
Toni B. Febriantono 424 hlm l Bookpaper
ISBN : 9786025792908
Penerjemah : Toni B. Febriantono
Ketebalan : 424 hlm l Bookpaper
Dimensi : 15x23 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2019, Cet.2
Stock: 11
Penerbit: Narasi
Penulis: Simone de Beauvoir
Berat : 600 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat

Pembayaran