Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Sejarah Eropa Dari Eropa Kuno Hingga Eropa Modern

Wishlist
Stock: Out of Stock
Terjual : 7
Jumlah:

 Pembelian : Diskon 15% Off all item tanpa syarat. Kode kupon: dirumahaja 

 Pembelian : Diskon 25% Off all item min beli: 3 buku. Kode kupon: bacadulu

 Pengiriman: Kirim ke seluruh pulau Jawa Flat Rp.5000

 Special Offer: Diskon 20% + Bonus Notes 


Salah satu episode sejarah umat manusia yang mempengaruhi begitu banyak peristiwa dunia adalah Sejarah Eropa. Itulah di mana manusia menapaki fase kehidupannya dengan beragam peristiwa, pemikiran, penemuan, interaksi, konflik, dan perundingan atau perdamaian. Rekaman dan dokumen menyangkut periode sejarah itu telah menjadi referensi bangsa-bangsa di dunia hingga saat ini.
 
Buku Sejarah Eropa: dari Eropa Kuno hingga Eropa Modern ini disusun untuk memenuhi kebutuhan bahan ajar Program Studi Sejarah di perguruan tinggi. Di dalamnya memuat Sejarah Eropa Kuno sejak muncul dan berkembangnya Yunani dan Romawi; Sejarah Eropa Abad Pertengahan membahas Eropa pascaruntuhnya Romawi; Zaman Renaisans dan Humanisme; Eropa setelah Revolusi Industri; serta Eropa modern.
 
 

Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Berat: gram

Kategori : Tokoh dan Sejarah
ISBN : 9786027544598
Ketebalan : 244 hlm l Bookpaper
Dimensi : 14 x 21 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Ombak
Penulis: Wahjudi Djaja
Berat : 250 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat

Bayar dan Kirim

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by