Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Sejarah Kalimantan Catatan tentang Sejarah, Sumberdaya dan Suku-suku Asli Sejarah Kelam Jawa Sunda

Sejarah Kejayaan Singhasari

Sri Wintala Achmad
Description
Kerajaan besar di Jawa ini enjadi inspirasi kelahiran nusantara. Namun, catatan mengenai sejarah berdirinya dan keruntuhannya masih bersitegang antara mitos dan fakta.
Stock: Tersedia

 Pembelian : Diskon 15% Off all item tanpa syarat. Kode kupon: dirumahaja 

 Pembelian : Diskon 25% Off all item min beli: 3 buku. Kode kupon: bacadulu

 Pengiriman: Kirim ke seluruh pulau Jawa Flat Rp.5000

 Special Offer: Diskon 20% + Bonus Notes 


Kategori : Tokoh dan Sejarah

Zaman bredar dan melahirkan peristiwa-peristiwa yang melintasi sejarah hidup manusia. Namun, peristiwa-peristiwa tersebut jarang tercatat dalam bukti-bukti sejarah. Akhirnya, peristiwa-peristiwa tersebut terabaikan oleh manusia yang hidup di masa kemudian.

Singhasari adalah satu peristiwa besar yang berada dalam peredaran zaman. Kerajaan besar di Jawa ini enjadi inspirasi kelahiran nusantara. Namun, catatan mengenai sejarah berdirinya dan keruntuhannya masih bersitegang antara mitos dan fakta.

 

 


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
ISBN : 9786025805943
Ketebalan : 264 hlm l Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: Tersedia
Penerbit: Araska Publisher
Penulis: Sri Wintala Achmad
Berat : 250 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by