Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
The Age of Reason Eksistensialisme dan Humanisme

sejumlah esai panjang yang merefleksikan visi eksistensialis Sartre tentang dua tema utama, seksualitas dan revolusi. Seks tidak hanya bisa dipandang dari satu sisi saja, yakni pemenuhan hasrat seksual. Seks adalah suatu hal yang harus dijabarkan secara mendetail dengan karakter dan fungsi yang melekat padanya. Sartre juga memberikan ulasan yang lebih mendalam dan dinamis tentang revolusi-revolusi besar muncul pada abad ke-20. Ia mendedahkan keterkaitan antara pengalaman historis kolektif itu dengan kesadaran individual, terutama pada kaum libertarian penganut doktrin kebebasan yang selalu kritis. Di samping itu, esai-esai tentang revolusi ini pun menyaran pada suatu bayangan ke depan, yakni peristiwa-peristiwa besar yang menyusul kemudian.

Jean-Paul Sartre (1905-1980) merupakan seorang filsuf dan penulis Perancis. Ialah yang dianggap mengembangkan aliran eksistensialisme. Sartre menyatakan, eksistensi lebih dulu ada dibanding esensi (L'existence prcde l'essence). Artinya, manusia akan memiliki esensi jika ia telah eksis terlebih dahulu dan esensinya itu akan muncul ketika manusia mati. Pada tahun 1964 ia diberi Hadiah Nobel Sastra, tapi ia tolak.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Agama dan Filsafat
ISBN : 9786025792502
Ketebalan : x + 258 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14,5 x 21 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Narasi
Penulis: Jean-Paul Sartre
Berat : 200 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa