Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Sembilan Kisah Semesta Manusia

Sembilan Mimpi Sebelum Masehi

M.S. Arifin
Description
Harus saya akui, puisi yang saya tulis adalah perpaduan antara kelambanan dan keserba-cepatan, antara desa dan kota.
Stock: Tersedia
Terjual: 3

Kategori : Novel dan Sastra
Kita terjebak di toko pakaian
yang menutup dirinya
ketika semua orang telanjang *
 
Selama lima tahun ini, saya hidup di kota Kairo. Orang desa yang terbiasa dengan kelambanan ini, harus mengais sisa-sisa diri sendiri yang setiap hari mampat di gorong-gorong gelap kota ini. Lalu saya pun bertanya: Di manakah letak puisi di tengah pusaran kalkulasi? Apakah puisi masih berguna? Kalau iya, lantas untuk apa? Untuk hiburan dari penatnya menjalani rutinitas harian? Di tengah kota, tanah yang tanpa penduduk justru karena penuh sesak diduduki orang, puisi bisa saja bunuh diri seperti kebanyakan orang depresi. Tetapi puisi adalah kesunyian masing-masing, barangkali seperti nasib. Lantas kenapa jika puisi adalah kesunyian? Di kota, bukan tidak mungkin ada kesunyian. Kesunyian itu masih ada, tapi orang tak pernah merasakan kelambanan. Dan puisi, dengan lapisan maknanya, tak mungkin terhayati tanpa kelambanan.
 
Harus saya akui, puisi yang saya tulis adalah perpaduan antara kelambanan dan keserba-cepatan, antara desa dan kota.
 
 

Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 120.020  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon 20% off Semua Buku

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel dan Sastra
ISBN : 9786237290421
Ketebalan : 110 hlm l Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: Tersedia
Penerbit: Basa Basi
Penulis: M.S. Arifin
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa