Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Siauw Giok Tjhan Orang Indonesia

Wishlist
Stock: 14
Terjual : 1
Jumlah:

RadicalMay Bookfair:

Pembelian: Gratis Kalender HAM 2021 setiap Transaksi
Pembelian: Diskon 30% Minimal: 200.000. Kode Kupon: RADICAL
Pembelian: Diskon 25% Tanpa Minimal. Kode Kupon: bacadulu
Pengiriman: Subsidi Ongkir Rp22.000,00 untuk Minimal Pembelian Rp122.000,00. Kode Kupon: bebasbaca

Pengecualian Kupon: Pre Order, Package, Merch, Coffee
Catatan: Jika menggunakan kupon, harga akan berlaku dari harga normal. Karena kupon ini sifatnya bukan penambahan diskon.


Siauw Giok Tjhan: Masyarakat Indonesia adalah masyarakat masyarakat adalah masyarakat pluralistik, majemuk. Yang penting adalah memperkokoh jiwa Bhineka Tunggal Ika, yang menghendaki adanya toleransi terhadap berbagai macam perbedaan, termasuk perbedaan asal keturunan. Penyelesaian masalah minoritas dalam hal ini berkaitan dengan perwujudan UUD 1945 dan apa yang duraikan dalam Pembukaannya.

Dr. Go Gien Tjwan: Perjuangan Siauw Giok Tjhan untuk mewujudkan: “nasion Indonesia yang sepenuhnya bebas dari diskriminasi rasial dan warga negara kelas kambing” masih belum tercapai. Ia sendiri memang mengakui bahwa ia adalah sebuah perjuangan yang memerlukan perjuangan teguh yang memakan waktu panjang. Tetapi ia yakin bahwa perjuangan ini pasti akan mencapai kemenanangan.

Prof. John Roosa: Yang paling menarik perhatian saya dari tulisan-tulisan Bung Siauw adalah komitmen terhadap rule of law. Tulisannya bersandar atas Indonesia sebagai negara hukum. Sekilas, hal ini tidak memerlukan sorotan apa-apa. Penegakan hukum sering dianggap sebagai topik yang membosankan dan kuno, sesuatu yang sebenarnya lebih baik dibahas oleh orang-orang konservatif yang berhubungan dengan kegiatan hukum dan ketertiban. Akan tetapi dalam konteks Indonesia di mana penegakan hukum merupakan pengecualian, ia adala sebuah masalah yang penting dan mendesak.

Prof. Zhou Nan Jing: Siauw Giok Tjhan sudah 33 tahun meninggalkan kita semua. Pandangan bias politik mengakibatkan sampai saat kini ia tidak memperoleh tempat layak dalam sejarah Indonesia. Namun kita tetap harus memberikan penghormatan tetinggi kepada pahlawan Bangsa Indonesia dan pemimpin Tionghoa terkemuka ini.

Prof. Leo Suryadinata: Apakah Tionghoa sudah diterima sebagai bangsa Indonesia? Apakah perjuangan Siauw Giok Tjhan dan Baperki melawan rasisme sudaha selesai? Pelajaran apakah yang bisa diperoleh dari perjalanan sejarah yang dilalui Siauw dan Baperki? Ini adalah sebuah masalah penting yang patut kita renungkan bersama.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

II Potongan 30% all item untuk pembelian minimal 300.000. Kupon: RADICAL

Berat: gram

Kategori : Tokoh - Sejarah
Ketebalan : ii+457 hlm | HVS
Dimensi : 15x23 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: 14
Penerbit: Ultimus
Penulis: Siaw Giok Tjhan
Berat : 800 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa

Terakhir dilihat

Pembayaran