Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Spinoza Filsafat Praktis Sprint 5 Hari Sukses Pecahkan Masalah dan Uji Ide Baru

Spiritualitas Guru

Paul Suparno, SJ
Description
Buku kecil ini membahas tentang pengertian, wujud, dan cara mengembangkan spiritualitas guru, serta dampaknya pada tugas guru.
Stock: Tersedia

#TetapKirimBacaan lihat promo di bawah:


Kategori : Umum

Guru merupakan salah satu unsur penting dalam pendidikan. Seorang guru yang mempunyai spiritualitas tinggi akan melakukan tugasnya dengan penuh kreativitas dan rasa tanggung jawab. Spiritualitas guru adalah dasar atau roh yang menyemangati dan menggerakkan guru dalam menjalankan tugas. Buku kecil ini membahas tentang pengertian, wujud, dan cara mengembangkan spiritualitas guru, serta dampaknya pada tugas guru. 

Selain itu, juga membahas tentang kendala yang sering dialami oleh guru di lapangan dalam mengembangkan spiritualitasnya. Kehadiran buku ini diharapkan dapat membantu guru merefleksikan spiritualitasnya dan mengembangkannya dalam tugas perutusan secara nyata. Buku ini juga ditujukan untuk para pemerhati dan pencinta guru agar dapat membantu dan memberikan dukungannya bagi perkembangan tugas pelayanan guru. Dengan makin berkembangnya spiritualitas para guru, pendidikan di Indonesia diharapkan makin berkembang pula.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Info Pengiriman:  Pesanan masuk tgl 21 - 27 Mei 2020 akan dikirim tgl 27 Mei 2020

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Umum
ISBN : 9789792162295
Ketebalan : 160 hlm | HVS
Dimensi : 13 x 19 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: Tersedia
Penerbit: Kanisius
Penulis: Paul Suparno, SJ
Berat : 300 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by