Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Temu Tentang Hidup yang Bajik

Buku ini ditulis berdasarkan fakta ketimpangan sosial, ekonomi dan budaya rakyat Papua yang diakibatkan oleh kebijakan pemerintah NKRI. Berbagai kebijakan: mulai dari pemberian status UU Otonomi Khusus hingga pemekaran Kabupaten/Kota/Provinsi tak lebih sebagai kepentingan politik Jakarta untuk mempertahankan Papua Barat ke dalam kedaulatan NKRI.

masih terbatas, saat globe masih merupakan produk pencerahan budi yang mewah, tatkala rekayasa foto tidak bisa lain kecuali dilakukan dengan cara manual yang merepotkan, dan seterusnya.

Iksaka Banu menampilkan sejarah sebagai pergulatan manusia berikut susah-senang maupun kekecewaan dan harapan yang meliputi. Kebebalan ataupun nalar tiap generasi.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Under 40.000
Ketebalan : 246 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14 x 20 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2007
Stock: Tersedia
Penerbit: Galang Press
Penulis: Sendius Wonda
Berat : 400 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by