Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

The Jacatra Secret Misteri Simbol Satanic di Jakarta

Wishlist
Stock: Out of Stock
Jumlah:

Doktor John Grant, simbolog terkemuka dari Amerika, tak menyangka bahwa kunjungannya ke Indonesia akan serumit ini. Datang sebagai pembicara di sebuah pertemuan komunitas penggemar teori konspirasi, Doktor Grant justru terseret ke dalam labirin kasus pembunuhan seorang pejabat pemerintahan.

Misi pengejaran yang semula satu arah ternyata berbalik menyerang dirinya. Dibayangi teror, Doktor Grant harus segera menghentikan gerak sang pembunuh sebelum korban lain berjatuhan. Pengejaran itu tanpa disangka membawanya menelusuri lorong rahasia di Jakarta, menguak simbol-simbol terpendam yang tak banyak diketahui orang.

Rahasia besar jakarta yang sengaja dikubur dalam-dalam oleh para pembangunnya selama berabad-abad terkuat satu per satu. Bukti tak terbantahkan berserakan; ada sejarah yang sengaja tak disampaikan.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Berat: gram

Kategori : Novel dan Sastra
Ketebalan : 440 hlm l Bookpaper
Dimensi : 13x21 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Bentang Pustaka
Penulis: Rizky Ridyasmara
Berat : 300 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat

Bayar dan Kirim

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by