Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Tidak Menikah, Bukan Tidak Bercinta

Oleh: Fitriana Hadi         Diposkan: 12 Mar 2019 Dibaca: 1092 kali


Saya langsung membaca cerpen “Denyut Merah, Kuning, Kelabu” begitu membuka buku bersampul cokelat ini. Di sana, saya dibawa menyusuri alam pikir tokoh Aku, yang sejak hilangnya Noni mengalami mimpi buruk berkali-kali—meski hanya satu mimpi yang diceritakan. Ia hilang pada 23 Oktober, setelah sehari sebelumnya menjemur air garam agar hujan turun memadamkan kebakaran hutan. Tokoh Aku sempat bercakap-cakap dengannya kala itu, pertemuan dan interaksi mereka yang paling akhir.

Saya lalu beranjak ke cerpen-cerpen selanjutnya. “Prelude”, “Lantai Tiga Beringharjo”, “Perkara di Kedai Serba-Serbi”, “Baru Menjadi Ibu”, “Pengintaian”, hingga “Waktu untuk Tidak Menikah”. Sampai pada cerpen terakhir, “Pisah Ranjang”, saya dapat menarik sebuah kesimpulan: buku ini memanggul dua narasi besar cerita yang disuguhkan kepada pembacanya. Yakni, permasalahan sosial yang bisa kita dapati di kehidupan sehari-hari dan cinta yang tidak selalu baik-baik saja.

 

Cinta ≠ Bahagia

Saya kutipkan blurb pada kover belakang buku ini:

“Kadang-kadang memang selalu ada waktu untuk tidak berkasih.

Untuk tidak bercinta, untuk tidak menikah.

Lagi pula, kisah cinta yang melulu indah itu kata siapa?”

Untuk pertanyaan terakhir, tentu saja kata para propagandis nikah muda sutradara FTV yang semua tokohnya dapat bersatu setelah melewati berbagai cobaan. Tetapi, perlu kita sepakati bersama bahwa memang cinta tidak melulu soal bahagia.

baca juga: Epistemologi Selatan bagi Ilmu Sosial Indonesia: Prawacana

Epos semacam Ramayana, klasik Romeo & Juliet, hingga cerpen-cerpen Raymond Carver telah membuktikan itu. Lalu, apa yang ditawarkan Waktu untuk Tidak Menikah setelah karya-karya sastra tadi?

Pada beberapa cerpen, narasi yang saya dapatkan kira-kira seperti ini: pasangan yang bercerai, suami yang mendapati istri hamil sebab diperkosa, batal menikah karena memang belum ingin menikah, hubungan jarak jauh tanpa status, hingga pasangan yang jatuh miskin dan akhirnya pisah ranjang.


Buku Mojok, 2019

Fakta yang tidak begitu istimewa, hampir semua kegetiran hubungan itu diceritakan oleh tokoh perempuan. Pada “Lantai Tiga Beringharjo”, misalnya. Seorang janda di akhir usia 40-an menjadi penjual baju awul-awul saat ditinggal suaminya pergi ke Korea Selatan dan tak kembali. Cerita satu hari aktivitasnya dari berangkat kerja hingga pulang ke rumah berjalan pelan dan tenang. Konflik batinnya saat menceritakan kepergian suaminya tidak dibumbui emosi yang mendayu-dayu. Saya pikir, sang Aku telah berdamai dengan kepahitan itu.

baca juga: Kejeniusan Pram di Mata Penerjemah

Meski begitu, saya agak terganggu dengan fakta yang dibeberkan terlalu jelas pada beberapa cerita. Pencerita terkesan hanya “menyuapi” pembacanya sehingga proses interpretasi tentang cerita itu sendiri tidak terjadi. Pada “Lantai Tiga Beringharjo”, status hubungan sang Aku dituliskan seperti ini,

“Ngomong-ngomong, aku seorang janda. Sudah delapan tahun. Janda dan jatuh miskin. Bersamaan. Suamiku, seorang kaya yang kena tipu dan memilih pergi ke Korea untuk mencari kerja. Atau mungkin, mencari tempat pelarian untuk melarikan diri dari tekanan keluarga besarku.” (hlm. 40)

Saya pikir, pemberitahuan status janda tersebut sebenarnya bisa dihilangkan. Fakta samar tentang Aku yang digodai pelapak buku bekas, pulang ke rumah yang sunyi dengan sendi yang terasa pegal, dan mengakhiri hari dengan membaca buku sudah cukup untuk menjelaskan bahwa Aku tidak bersuami.

baca juga: Sastra dan Hutang-Hutang Pemberontakan

Pola bercerita ini terulang di cerpen lain. Dalam “Sepasang Bulu Mata Merah”, tokoh narator yang bertugas menceritakan kisah Widuri kepada orang asing terkesan membeberkan semua informasi sehingga tidak ada yang tersisa untuk disembunyikan dari pembaca.

Hal itu berbeda sekali dengan cerpen “Baru Menjadi Ibu”. Latar konflik tokoh Aku diceritakan begini,

“Lelaki itu mendesak dudukku agar kugeser sedikit posisiku dan ia memosisikan dirinya senyaman-nyamannya untuk gerakan yang kasar dan— .... Aku sama sekali tidak ingat mukanya, sama seperti perjumpaanku dengan lusinan wajah asing di angkutan umum .... Namun, aku ingat caranya merangsek, merobek, me—Aku ingat betul ngilunya.” (hlm. 59)

Cuplikan kejadian flashback yang tidak utuh dan tanpa keterangan telanjang seperti “Aku telah diperkosa” justru memiliki kekuatan untuk menjelaskan bahwa tokoh Aku telah diperkosa.

Saya rasa kejadian pemerkosaan adalah kejadian traumatis yang tidak mudah untuk kembali diceritakan, bahkan oleh tokoh fiktif yang hanya muncul di lembaran kertas. Tidak menunjukkan detail kejadian, bisa jadi adalah upaya penulis untuk menggambarkan betapa tabunya topik ini diangkat ke permukaan.

baca juga: Cinta, Psikoanalisis, Erich Fromm

Jadi, jika kita kembali ke pertanyaan awal, apa yang berusaha ditawarkan Waktu untuk Tidak Menikah, saya rasa kepahitan-kepahitan hidup, termasuk dalam cinta, terjadi tidak lepas dari permasalahan sosial di sekeliling tokohnya.

 

Usaha Kritik Sosial

Memang, tidak semua cerpennya membicarakan cinta erotis antardua insan. Namun, dalam cerpen-cerpen ini terdapat usaha untuk mengkritik keadaan. Coba tengok cerpen “Sepasang Bulu Mata Merah” yang bercerita soal Widuri. Cerpen ini berusaha menampilkan kontras kondisi kehidupan para buruh pembuat bulu mata palsu yang hidup kekurangan, sementara hasil kerja mereka dipakai para artis lokal dan mancanegara.

Selayaknya cerita tentang buruh, permasalahan semacam upah tidak layak turut diangkat. Juga, soal pelecehan seksual yang diterima buruh perempuan. Sayang, bagian pemerkosaan ini hanya muncul selewat saja. Dari cerpen ini, bisa dibayangkan penindasan berlapis yang dialami buruh perempuan.

baca juga: Jerat Negara Terhadap Perempuan

Saya amat merasa familiar pada satu bagian cerpen “Waktu untuk Tidak Menikah” kala Yunus mengobjektifikasi Nursri. Ia berargumen perempuan itu seperti lemper yang dibungkus daun pisang. Kalau lempernya tidak dibungkus, tentu tidak ada orang yang mau memakannya. Yunus adalah seorang anggota organisasi buruh. Ia menggambarkan bahwa pemikiran seksis dan misoginis masih bisa bersarang dalam kepala laki-laki progresif.

Kritik pada cerpen “Abha” menurut saya sangat relevan dengan kondisi kekinian. Dengan media sosial, kita hidup dalam the age of envy, zaman keirihatian. Tidak ada gambaran soal postingan 1080x1080 piksel dalam cerita ini. Meski begitu, kehidupan Abha yang serba sempurna harus berakhir dengan kisah tragis: bunuh diri di bath tub kamar mandi.

Pembaca tidak diberi tahu apa sebab Abha mengakhiri hidupnya. Dari serpihan-serpihan petunjuk, kemungkinan dia hanya “bosan” karena menjalani hidup yang begitu mulus hingga memutuskan mengalami “kematian” yang masih misterius. Atau, memang ia punya masalah besar dengan keluarganya, tetapi tampak selalu menampilkan versi diri terbaiknya pada publik.

baca juga: Tentang Politik Jatah Preman

Dalam cerpen yang menurut saya paling “lain” karena memiliki visi futuristik, “Planet Tanpa Gravitasi”, persoalan perang saudara planet Ceruk Gelap dan Ceruk Terang jadi penyebab tokoh Aku dan Lampu tidak bisa bersatu. Hal ini mengingatkan saya pada subjek-subjek yang terpinggirkan dalam suatu kondisi konflik. Ada orang-orang yang tidak memiliki kontribusi dalam menciptakan pusaran pertikaian, tetapi menjadi korban paling nyata darinya. Lampu dan Aku berada di planet lain saat perang saudara terjadi, tetapi mereka tidak bisa bersatu gara-garanya.

Pada akhirnya, kumpulan cerpen ini mau menunjukkan ketidakbahagiaan terjadi lewat kompleksitas kondisi sosial yang, bisa jadi, menjadi faktor penyebabnya. Di antara dua insan yang harus patah hati, ada masalah lingkungan, patriarki, kemiskinan, ideologis, dan lainnya yang lebih besar dari sekadar orang tua yang tidak merestui.

  •  

Judul : Waktu untuk Tidak Menikah

Penulis : Amanatia Junda

Penerbit : Buku Mojok

Tebal: 186 halaman

  •  

Apabila Anda berminat untuk mengirim tulisan, sila baca syarat dan ketentuan mengirim tulisan.



0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:

TESTIMONI

  • paketnya sudah sy terima. rasanya spt dpt harta karun jarang2 bisa dpt buku kyk gini. penjualnya sangat membantu dan responnya cepat sekali. terimakasih banyak. moga2 nanti bisa balik lagi n belanja disini.

    Arisnawaty
  • Terima kasih untuk promo beli 2 gratis 1 nya dan terima kasih pula untuk packing yang rapi dan bonus yang diberikan

    Eko Budi Prassetyo
  • Saya suka motto mu Kawan, "Membaca adalah Melawan!"

    Andreas
  • Recomended untuk kawan-kawan

    Ilyas
  • Tidak kemana2 tapi dari mana2 :) Good Job Berdikari

    Mutiara
  • Paket sampai sesuai dgn perkiraan waktu dan packaging rapi

    Nabila
  • Cepat sampai.. Cepat respon bagus pelayananny

    Amanda
  • paket sudah di twrima,packing rapih

    Budhie
  • Kapan-kapan bisa main langsung ke Berdikari ini

    Erik
  • paket rapi dan buku mendarat dengan aman. sepertinya bakal balik lagi ke berdikari book recommended untuk kawan- kawan mau belanja buku

    akbar
  • Belajar

    Abeng
  • Packaging rapi banget! Pelayanan cepat dan estimasi tepat. Koleksi buku juga banyak. Maju terus, Berdikari! Mari membaca untuk melawan!

    Nada
  • Barang sudah sampai, pelayanannya bagus dan cepat.

    Dena Diana Putri
  • Paket received,, tres bien berdikari

    Christy
  • Terimakasih berdikaribook.red paketnya sudah sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik. Buku2 yg dijual sangat recommended!!!

    Fikar
  • Benar-benar dunia membaca yang menggerakkan mulut saya untuk tidak bungkam!

    Fird
  • Paketnya sampun diterima.. Terimakasih

    Budz
  • Terima kasih berdikari book buku sudah sampai tepat 1hari (pagi yg miring kekanan) #membacaadalahamelawan

    Trad (Tradizione)
  • Bukunya sudah sampai, terimakasih Berdikari Book. Semoga ketersediaan bukunya semakin beragam. Membaca adalah melawan!!

    Andika agung gondo kusumo
  • Mantep! Tiba sesuai estimasi, respon oke.

    Osep Bana
  • Terima kasih, Berdikari Book. Kami jauh dari ujung atas Sumatera.. tapi bukunya sampai dengan cepat, aman & sentosa.. Ada bonus pembatas buku & stiker pula.. Berdikari Book semoga tetap Merdeka..!

    Irfan Morris
  • Paket buku mendarat dengan selamat. Terimakasih BerdikariBook

    Sinatrian Lintang Raharjo
  • Mantab bung, nggak pernah mengecewakan.

    Ridho
  • Terimakasi berdikaribook, kayanya bakal balik lagi dah

    Niko Fajar
  • Buku udah nyampe, tpi sedikit penyet tapi sedap di baca

    Fany fatullah
  • Kalau sudah kirimkan uang , konfirmasinya bisa lewat wa ga?

    Burhanudin
  • Packingnya rapi banget. Bukunya ga ada lecet sedikitpu. Rekomended bgt buat yg nyari buku2 bersifat idealisme. Beli buku disini Dapat sticker keren pula.

    Ayu
  • Sudah 2x beli disini, sangat recomended! #MembacaAdalahMelawan

    Mr. A
  • Buku-bukunya keren-keren broh. Ketagihan kalo udah di web sini. Pasti.mau beli sesuatu...

    Docallisme
  • bukunya sudah mendarat dengan selamat, makasih admin.

    muslimah syawals
  • Buku sampai pada tujuan dengan baik.

    Fikri
  • Pengirimannya lama padahal sama-sama di Yogyakarta

    Anonim
  • Paket sudah sampai..terimah kasih

    Hengky.H
  • Syukak bukunya, Cepat di proses cepat juga datangnya

    Mulyy mustafa
  • Paket sudah diterima. Sesuai ekspetasi. Terimakasih atas bonusnya bydewey n_n

    Indra Kurniawan
  • Pelayanan sangat mantap

    Albert Aldo Hugo Kenneth Gultom
  • Thanks der, barangnye udah sampe, giting abis.

    Dimas
  • Pelayanan ramah, cepat, dan akurat. Packing rapih bngt, dan dpt free 1 buku tambahan, free sampul, free stiker. Bikin nagih beli lagi. Good job (y)

    Yusuf Wibowo
  • Pelayanan ramah, cepat, serta sistem website yang baik dalam memudahkan pembeli untuk mengecek barang yang dibelinya. Toko buku online Indonesia #1 yang pernah saya temui.

    Rafi Alifudin
  • Bukunya Sudah Sampai dengan Sangat cepat.... Terima Kasih Berdikari

    Fitra Sugiyono
  • Buku sudah saya terima, selalu suka sma packaging berdikari dan terimakasih stikernya

    Vischa
  • Mulai dari buku, pelayanan bahkan sampe pembungkus paketnya bikin nagih, wkwk. Gak sabar buat order lagi. Sukses terus berdikari book !

    Permata K.
  • Paket sampai sesuai jadwal dan packing rapi. Mantap. Suwun, dab!

    Komang Raditya Gunarsa
  • Keren buku2nya. Tidak akan mengecewakan

    Arief Setiawan
  • Barang sampe dengan selamat, makaseh berdikari jadi tongkrongan isinya ga push rank doang

    Maulana Yusuf
  • Bukunya sdh sampai.., packingnya juga bagus dan rapih, recomended untuk yang ingin menambah ilmunya dengan membaca

    andi
  • Mantab bener emang, paket yg dikirim bener2 rapi membuat semakin termotivasi untuk membaca. Panjang umur perjuangan bung!

    Rafli
  • Paket sudah sampai, Terimakasih berdikari book.

    Lannie
  • Buku dh sampe, cepet, rapi, bungkus unik. Trims

    Miqdad
  • Mantap gak harus nunggu lama buku cepet sampe , packing rapih

    Fiqih jati
  • Barang sudah sampai bung, Terima kasih berdikabook semoga bukunya bermanfaat. "Baca terus sampe mampus"

    Wirahadi Kusuma damar
  • Baca, Baca, Merdeka lah ! Paket Buku BBM-nya sudah sampai di bogor dengan selamat sentosa, packing nya rapih, prosesnya cepet, jadi ketagihan pengen order buku disini lagi. Mantap Bung!

    Topik
  • Paketnya sampai sesuai estimasi & di kemas secara apik. Keren. Membangkitkan kesadaran akan pentingnya membaca. Terima kasih Berdikari Book.

    Saiful
  • 2 hari nyampek tujuan dengan mulus bukunya

    Zulva
  • bukunya menarik", juga admin dan pelayanan di tempatnya sangat baik. recommended sekali.

    Rifky
  • Paket sudah saya terima,terimakasih

    Cahyani Aulia Hidayah
  • Paket bukunya sudah diterima dengan baik, Terima Kasih Berdikari Book, Makin sukses jaya dan makin lengkap opsi buku2nya.

    Nisa Basti
  • Bukunya sudah saya terima. Packing yang rapi, aman dan kalimat di sampulnya sangat menggugah untuk membaca, membaca dan terus membaca........ Terima kasih sudah dibantu untuk proses ulang pemesanan. Terima kasih....

    Danang Anggoro
  • Buku ini melebihi ekspektasi saya, bener bener bagus,saya merekomendasikan buat beli buku disini, karena pelayanan yang terbaik dan memuaskan. good job berdikari book!

    Sultan H
  • Buku yang dipesan datang tepat waktu, sukses selalu buat Berdikari Book!

    Mujahid
  • Mantap banget bung! Pelayanan yang memuaskan. Paling suka buku Sherlock Holmes karangan Sir Arthur Conan Doyle.

    Widya Retno Palupi
  • Buku sudah sampai dengan selamat, dengan kondisi yang masih mulus, terima kasih

    Murdianto Dian
  • Pesanan saya sudah sampai. Terharu dan senang sekali rasanyaaaa :') pengirimannya cepat, packaging-nya menarik, waktu buka isinya.. Kaget. Banyak banget kertas-kertas kecilnya. Terima kasih, semoga sukses selalu dan semakin maju. ILYA♥

    Safira PN
  • Terima kasih banyak, bung. Paket bukunya sudah sampai dengan cepat & rapi. Sangat memuaskan. Seperti mendapat harta karun pengetahuan.. Thank you juga bonusnya ya, Kawan.. sekali lagi, terima kasih banyak..!

    Irfan Morris
  • Terima kasih banyak, bung. Paket bukunya sudah sampai dengan cepat & rapi. Sangat memuaskan. Seperti mendapat harta karun pengetahuan.. Thank you juga bonusnya ya, Kawan.. sekali lagi, terima kasih banyak..!

    Irfan Morris
  • Buku udah nyampai,packing rapi. Bacaan memarik tentang pangan dan paket mengenal Tiongkok.

    Ikhsanrosyid
  • Rindu berdikari

    Resty Yasqi
  • Puas banget, packingnya rapih mantap deh

    AGUSTIO
  • Tepat waktu. Baru sampai dan balutan merah yang rapi. Tapi, tolong ijinkan saya sedikit menambahkan sebuah kata di salah satu stiker berdikaribook.red.

    Uncle Tob
  • Terima kasih paket sudah sampai dengan bonus-bonusnya

    Yose R
  • Sudah datang

    Amami
  • Paket sudah diterima komandan, kondisi rapi&memuaskan

    Erlian afna r
  • paket sampai dengan selamat sentosa.

    banu
  • terima kasih . buku mendarat dengan aman dan sempurna. semoga propaganda nya tersampaikan.

    D.N Aska
  • Bukunya keren , Selalu cepat pengirimanya ,

    YODA
  • Bukunya sudah sampai, terimakash luarbiasa ,

    Arya sidoarjo
  • Buku paketnya sudah sampai. Sungguh packing rapi dan diberi bonus stiker dan pembatas buku penyemangat buat baca. Salut, kerjanya cepat sekali! Bakal beli lagi deh...

    Michael Andrew
  • Terimakasih banyak, buku anarki panduan grafis nya sudah sampai dengan baik dan tepat waktu.. Sukses selalu berdikaribook.red

    Barokah Campaign
  • Buku-bukunya luar biasa. Membaca adalah melawan

    Fadiel Muhammad
  • Respon cepat, pengiriman cpt, pengemasan buku rapi, suka sama slogan" berdikari book...

    Ardila D Setyarsi
  • Salah satu toko buku on-Line di Indonesia yang dapat dipercaya. Terkait dengan ke-aslian (originalitas) buku, maupun kesesuain janji dalam setiap promo-promo-nya.....semoga Rahmat dan ke-Berkah-an dari Tuhan Yang Maha Esa tercurahkan pada kita semua (sinkretis -monoteis)...amin...

    Moch. Edy Purwanto
  • Terimakasih Berdikaribook

    Muhamad Aldi Sofyan
  • Bacalah! Suka atau tidak sukanya kamu terhadap suatu bacaan, setidaknya bacaan itu akan menambah kosa kata yang kamu miliki dan menambah pengetahuan kamu.

    Allief
  • Mantap uda nyampe packingnya juga rapi,, recomended banget dah !

    Alex Gregorius Dony
  • Packing rapi, cepat, dan responnya baik. Rekomended :)

    Muly
  • Terima kasih Berdikari Book, paket novel Arah Langkah ber-ttd sudah mendarat di rumah saya dengan tepat waktu beserta packaging yang rapi dan lucu

    Atika
  • Terlambat sadar, bahwa ada aplikasi yang menjual buku-buku keren dan fenomenal~

    Ajengaprl
  • Salam Hangat By' Timur oioi

    Timur oioi
  • Terimakasih... Nanti lagi...

    Telah mendarat selamat
  • Panjang umur BerdikariBook!

    Miftah Regyana
  • 1 hari pesan , besok sampai. Mantab bung, terimakasih untuk packing yg rapih dan beberapa hadiah dalam paketannya.

    Erick Estrada
  • Barang udah sampai, mendarat dengan mulus.

    Harrys D.
  • Sesuai ekspektasi. Packing mulus terbaek lah. . .

    Yoga Jalu
  • Suka banget. Packing rapih, waktu juga sesuai dengan perkiraan. Stiker dan pembatas bukunya juga keren bikin semangat baca. Makasih min

    Qaulan Syadida Azzahra
  • terima kasih bukunya suda saya terima.. recomended book store..

    vico
  • Akhirnya bukunya sampai juga... pelayanan bagus.. packing bagus.. disampulin pula... rekomendasi banget buat balik belanja di sini lagi..

    Muhammad Risal
  • Pelayanan cepat, packaging rapi, promo kupon Ramadhannya mantap. Mudik ditemani buku, heu heu.

    Avif
  • Terima masih,paketnya mendarat dengan rapi dan lancar,sukses terus berdikari

    Fikri Dhia
  • Harga yang ditawarken sangat menarik, sekali kesini jadi ingin kembali lagi Dan semoga literatur klasik dari tokoh-tokoh Marxis seperti Marx, Engels, Lenin, Luxemburg, Mao, dll segera distock kembali

    Fajar F
  • Puas banget dengan pelayanan BerdikariBook. Cepat dan adminnya pun ramah. Buku yang datang juga dalam kondisi bagus dan dapat banyak banget bonus pembatas buku dan stiker !! In syaa Allah bakal beli lagi di BerdikariBook

    Zet