Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Ketika Demokrasi Melahirkan Kudeta

Tragedi Sukarno dari Kudeta sampai Kematiannya

Reni Nuryanti
Description
Bagaimana sesungguhnya kehidupan Sukarno pada masa akhir hidupnya dapat dibaca dalam buku ini.
Stock: Out of Stock
Terjual: 1

Kategori : Tokoh dan Sejarah
Tragedi Sukarno bukanlah tragedi yang menimpa dirinya sendiri dan keluarganya. Tetapi juga tragedi bangsa Indoensia dan bahkan tragedi dunia ketiga. Sejarawan Prancis Jacques Leclerc menyatakan bahwa Sukarno telah dibunuh dua kali. Tetapi menurut Asvi Warman Adam, Bung Karno telah dibunuh berkali-kali. Namun pemikirannya tidak pernah mati. Sebagai manusia ia tidak terlepas dari kekurangan, namun kecintaannya kepada bangsa ini sulit ditandingi. Buku ini mengulas periode lima tahun terakhir dalam kehidupan Sukarno. Dalam masa ini, Sukarno diperlakukan lebih buruk daripada pihak kolonial. Ketika Sukarno dibuang oleh penjajah ke Ende Flores dan Bengkulu, ia tidak dilarang berhubungan dengan masyarakat setempat. Tetapi ketika Sukarno tidak lagi menjadi presiden, Panglima Daerah Militer Siliwangi HR Dharsono mengeluarkan perintah melarang rakyat Jawa Barat mengunjungi atau dikunjungi Sukarno. Ketika Bung Karno sakit, ia terbaring dalam kesepian, tanpa obat paten, tanpa ada pejabat yang menjenguknya. Bung Karno tidak dirawat sebagaimana mestinya. Bagaimana sesungguhnya kehidupan Sukarno pada masa akhir hidupnya dapat dibaca dalam buku ini.
 
 

Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 120.020  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon 25% off Semua Buku

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
ISBN : 9789793472942
Ketebalan : 196 hlm l Bookpaper
Dimensi : 15x23 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Ombak
Penulis: Reni Nuryanti
Berat : 250 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa