Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Research Design Edisi 4 Metode Analisis Teks dan Wacana

Seven Summits Trik dan Tips Pendakian

Satya Setyoko
Description
Tentukan tujuanmu, gapailah ketinggian, raihlah manfaatnya, dengan menjadikan buku ini sebagai bekal sebelum berangkat!
Stock: Tersedia

#TalkLessReadMore lihat promo di bawah:


Kategori : Umum
Apakah kamu suka mendaki gunung?
Apa motivasi terbesarmu untuk menaklukan ketinggian?
Apa saja bekal yang harus disiapkan?
Apa manfaat yang kamu dapatkan dari aktivitas mendaki gunung?
 
Gunung mengajarkanmu bahwa arti persahabatan baik dengan teman maupun alam, arti cinta yang mendalam terhadap ciptaanNya, dan arti dari merintis serta berjuang untuk sesuatu yang berharga, alam Indonesia. Tentukan tujuanmu, gapailah ketinggian, raihlah manfaatnya, dengan menjadikan buku ini sebagai bekal sebelum berangkat!
 
 

Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Umum
Ketebalan : 192 hlm l Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia, 2018
Stock: Tersedia
Penerbit: Histeria
Penulis: Satya Setyoko
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by